Berita Utama
Jumat, 15 Desember 2006, 10:00:55 WIB
Di Yogyakarta
Presiden Lantik 928 Lulusan Akmil dan Akpol
Presiden memeriksa barisan kehormatan pada upacara Prasetya Perwira TNI dan Pelantikan Anggota Polri Tahun 2006, di Lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta, Jumat (15/12) pagi. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Praspa adalah pengucapan sumpah bagi Taruna Akademi Angkatan Darat (AAD), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Akademi Kepolisian (Akpol). Lokasi penyelenggaraan Praspa TNI dan pelantikan anggota Polri dilakukan secara bergilir di setiap akademi angkatan. Tahun depan, Praspa akan diselenggarakan di Akpol, Semarang.
Presiden SBY didampingi Ibu Negara tiba di lokasi acara pukul 08.00 WIB. Di Markas Komando (Mako) AAU, Presiden disambut Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, para Kepala Staf Angkatan dan Kapolri Jend. Polisi Sutanto, serta para Gubernur Akademi Angkatan. Hadir dalam acara ini adalah Menko Polhukkam Widodo A.S., Menko Perekonomian Boediono, Mendagri M. Ma`ruf, Menakertrans Erman Suparno dan Seskab Sudi Silalahi. Juga anggota DPR dari Komisi I Theo L. Sambuaga, Ali Mokhtar Ngabalin, dan Joko Susilo.
Tercatat ada 928 calon perwira remaja yang dilantik dan diambil sumpahnya. Mereka mendapat pangkat Letnan Dua untuk TNI, dan Inspektur Dua bagi Polisi. Dari total lulusan itu, 294 berasal dari Taruna AAD, 195 Kadet AAL, 153 Karbol AAU, dan 286 Akpol – 28 diantaranya adalah Taruni atau Wanita Akpol. Lulusan terbaik tiap-tiap akademi mendapat penghargaan Adi Mayaksa yang disematkan Presiden SBY sebagai Irup. Keempat lulusan terbaik itu adalah, Letnan Infantri Imam Buchori (AADl), Letda Laut Abdul Gofuri (AAL), Letda Elektronik Rahman Fauzi (AAU) dan Ipda Pol Ratna Waratul Aini.
Dalam amanahnya Presiden SBY antara lain mengatakan, sesuai amanah konstitusi, TNI bertugas mempertahankan, melindungi dan memelihara kesatuan dan persatuan negara. Sedangkan Polri menjaga keamanan dan ketertiban, melindungi dan melayani masyarakat. Seusai acara Praspa dan Pelantikan, Presiden bertemu dengan keempat lulusan terbaik di Mako AAU. Kepada mereka, Presiden antara lain menyampaikan pesan dari KSAL agar mereka menjauhkan diri dari narkoba. “Setelah jadi pemimpin, kalian akan mempunyai anak buah. Jauhkan mereka dari narkoba," kata Presiden. (har/rum/osa)



