Berita Utama
Rabu, 20 Desember 2006, 11:00:43 WIB
Duka Mendalam untuk Korban Solok dan Mandailing Natal
Solo: Dari Solo, Jawa Tengah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menyatakan duka duka cita yang mendalam kepada korban gempa bumi di Mandailing Natal, Sumatera Utara, serta korban tanah longsor di Solok, Sumatera Barat. Pernyataan duka itu disampaikan SBY saat memberi sambutan pada acara Peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional 2006 yang dipusatkan di Stadion Manahan, Solo."Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana di dua daerah tersebut. Seluruh komponen bangsa perlu bahu-membahu dan bekerjasama untuk mengatasi segala bencana alam, “ kata Presiden.
Ditambahkan, pemerintah tidak tinggal diam untuk mengatasi bencana. “Tapi penanganan bencana alam tidak semata-mata hanya jadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggungjawab seluruh komponen bangsa Indonesia. Negara kita memang negara yang rawan bencana dan bencana yang terjadi bukan merupakan bencana yang baru terjadi sejak gempa dan tsunami di Aceh," kata Yudhoyono. “Saya harap bencana alam yang terjadi di Indonesia ini jangan dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat mistis dan politis,” kata Presiden.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kesetiakawanan Nasional ini, Presiden minta kepada seluruh komponen bangsa untuk terus menerus membangun rasa kesetiakawanan sosial dalam menangani berbagai bencana alam yang sering terjadi di tanah air.
Hadir dalam peringatan bertema “Dengan Semangat Kesetiakawanan Sosial Kita Tingkatkan Kebersamaan Membangun Bangsa Mewujudkan Masyarakat Sejahtera” ini antara lain Mensos Bachtiar Chamsyah, Menteri UKM dan Koperasi Suryadharma Ali, Mendagri M. Ma’ruf, Seskab Sudi Silalahi serta kedua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (nnf)



