Berita Utama

Presiden di Solo:

Anggaran untuk Kurangi Kemiskinan Terus Meningkat

Presiden SBY dan Ibu Ani memeriksa kesehatan balita usai acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial di Solo, Jateng, Rabu (20/12) pagi. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani memeriksa kesehatan balita usai acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial di Solo, Jateng, Rabu (20/12) pagi. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Solo: Pemerintah terus melakukan upaya mengurangi kemiskinan dan pengangguran secara nyata. “Anggaran pemerintah untuk mengurangi kemiskinan terus meningkat. Dari tahun 2004 sebesar Rp 18 trilyun, tahun 2005 sebanyak Rp 23 trilyun, tahun 2006 sebesar Rp 42 trilyun, dan untuk tahun 2007 sebanyak Rp 51 trilyun,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya saat menghardiri acara Hari Kesetiakawanan Sosial di Stadion Manahan Solo, Rabu (20/12) pagi.

Presiden SBY mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada dunia usaha, yang telah terlibat dalam pemberdayaan sosial melalui program corporate social responsibility. “Saya minta agar program ini tidak dipandang sebagai pengurangan keuntungan usaha, namun hakekatnya justru harus dianggap sebagai penyertaan dan penambahan modal,” ujar Presiden dihadapan lebih kurang dua puluh ribu orang yang memenuhi Stadion Manahan, Solo.

“Kepada LSM, organisasi sosial dalam dan luar negeri, serta individu-individu yang telah tergerak untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial, saya juga mengucapkan banyak terimakasih. Saya mengajak semuanya agar pelaksanaan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dapat terus kita lakukan sepanjang masa, dan menjadikannya sebagai sebuah gerakan nasional yang nyata seperti yang tertulis dalam spanduk yang sudah dipasang di sini, tiada hari tanpa kesetiakawanan sosial,” seru Presiden.

Presiden SBY menghimbau agar bangsa Indonesia jangan hanya menunggu datangnya musibah dan bencana, untuk menaburkan kasih sayang, tetapi taburkan kasih dan sayang setiap hari. (nnf/osa)