Berita Utama
Rabu, 20 Desember 2006, 15:00:30 WIB
Jubir Presiden:
Yang Bisa Mencabut Mandat Presiden Hanya Rakyat
Solo: Yang bisa mencabut mandat Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat, dalam demokrasi adalah Pemilihan Umum. "Kami sudah membaca berita hari ini tentang pernyataan Pak Try Sutrisno di DPR. Pada dasarnya tidak jelas maksudnya apa, apalagi disitu dikatakan akan mencabut mandat dengan mengatasnamakan wakil rakyat, sepertinya pemerintahan sekarang ini harus berhenti," kata Juru Bicara kepresidenan Andi Mallarangeng di Loji Gandrung, kediamanan dinas Walikota Solo, saat mendampingi kunjungan kerja Prresiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani, Rabu (20/12) siang."Mungkin Pak Try Sutrisno dan kawan-kawab belum membaca konstitusi dengan baik. Di dalam konstitusi dijelaskan bahwa Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Presiden SBY dipilih langsung oleh rakyat, karena itu mandatnya langsung dari rakyat. Yang bisa mencabut mandat itu adalah rakyat, bukan orang-orang yang mengklaim mewakili rakyat," kata Andi.
Andi meminta Try Sutrisno dan kawan-kawan untuk bersabar sedikit. "Kalau ingin menjadi Presiden boleh, mencalonkan diri menjadi Presiden boleh, membuat partai baru juga boleh dalam demokrasi. Tetapi harap sabar sedikit, menghargai dan menghormati kaidah-kaidah demokrasi. Tahun 2009 tinggal tiga tahun lagi. Kalau Pak Try Sutrisno ingin maju menjadi Capres sangat memungkinkan kalau memnuhi syarat," kata Andi Mallarangeng.
Ketika disebut bahwa Try Sutrisno mempertanyakan kinerja pemerintahan sekarang, Andi mempersilahkan. "Mari berdiskusi dan bicara mengenai keberhasilan pemerintahan. Dalam pemerintahan Presiden SBY, Aceh damai. Tiga puluh tahun konflik berdarah-darah, sekarang damai. Pilkada dapat berjalan dengan baik dalam konteks NKRI. Papua mulai tenang, dan kasus Lampung sudah bisa diselesaikan. Kalau ada yang belum puas, Presiden SBY pun masih belum puas dengan kinerja pemerintahan sekarang, dan ingin terus memacunya," lanjut Andi.
Andi kemudian mencontohkan pemberantasan korupsi. "Mana ada dulu dalam pemerintahan-pemerintahan sebelumnya, gubernur, walikota, bupati bahkan menteri, diperiksa, ditahan dan diberhentikan. Yang paling dekat dengan suara rakyat adalah pooling. Dari survey LSI terakhir, masyarakat yang puas dengan kinerja pemerintahan SBY sebesat 67 persen," kata Andi.
Jubir Presiden ini menghimbau kepada seluruh rakyat untuk menghormati demokrasi. "Saya bersedia untuk berdiskusi dengan siapa saja soal ini," tambah Andi. (nnf/osa)



