Berita Utama

Anggaran Pengurangan Kemiskinan 2007 Naik Jadi Rp 51 Trilyun

Presiden SBY didampingi Ibu Ani menyerahkan penghargaan kepada salah seorang peraih, di Istana Negara, Kamis (21/12) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi Ibu Ani menyerahkan penghargaan kepada salah seorang peraih, di Istana Negara, Kamis (21/12) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta; Strategi dan aksi nyata yang dijalankan pemerintah Indonesia sekarang ini pada pronsipnya terbagi menjadi dua. Pertama, menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Kedua, pemerintah melalui anggaran yang dimiliki melakukan program-program khusus pengentasan kemiskinan seperti bantuan langsung pemerintah. “Dengan dua strategi itu diharapkan setiap tahun kita dapat mengurangi angka kemiskinan,” kata Presiden Susilo Bambang saat memberikan penghargaan Upakartidan penghargaan Rintisan Pengembangan Teknologi Industri 2006 di Istana Negera, Kamis (21/12) pagi.

“Sejalan dengan peningkatan ekonomi dan makin besarnya APBN dan APBD kita maka pemerintah mengambil kebijakan dan keputusan, anggaran untuk pengurangan kemiskinan kita tingkatkan. Dari tahun 2006 sebesar 42 trilyun, tahun 2007 direncanakan akan berjumlah 51 trilyun,” ujar Presiden.

Menurut Presiden SBY, DPR dan pemerintah telah merumuskan secara bersama, komponen-komponen anggaran pengentasan kemiskinan. “Sembilan Komponen yang telah ditetapkan adalah adalah bantuan langsung tunai bersayarat kepada warga masyarakat yang benar-benar memerlukan, pendidikan gratis, kesehatan gratis, peningkatan infrastruktur terutama pedesaan, bantuan dana bergulir, program pembangunan kecamatan, pembangunan untuk daerah tertinggal yang disalurkan melalui Kementrian Daerah Tertinggal, bantuan terhadap infrastruktur pedesaan, dan terakhir bantuan sosial lainnya,” lanjut Presiden.

Meskipun angka pengangguran tahun 2006 menurun, tapi Presiden mengingatkan bahwa angka pengangguran masih tergolong tinggi, sehingga diperlukan upaya berkesinambungan dari pemerintah dan masyarakat untuk menanggulanginya. (osa)