Berita Utama
Jumat, 22 Desember 2006, 10:14:50 WIB
Peringatan Hari Ibu di TMII
Presiden SBY menyerahkan penghargaan Parahita Eka Praya kepada Gubernur Jatim, Imam Utomo, pada peringatan Hari Ibu di TMII, Jakarta, Jumat (22/12) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Menurut Eni Sutanto, Ketua Umum peringatan puncak Hari Ibu 2006, rangkaian kegiatan Hari Ibu tahun ini meliputi seminar, temu wicara, jalan sehat, ziarah, pemberiab penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan. Peringatan puncak Hari Ibu ke 78 bertepatan juga dengan Hari Gerakan Sayang Ibu ke X,” katanya.
Sementara itu, Meneg Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta mengatakan, tema yang diambil pada peringatan puncak Hari Ibu kali ini, dikarenakan masih banyaknya diskriminasi gender yang dialami oleh kaum perempuan, oleh karena itu, keadilan dan kesetaraan gender harus dibudayakan di kalangan kita. ”Gerakan sayang ibu yang juga diperingati oleh para ibu bertujuan guna menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Kematian ibu secara langsung ataupun tidak langsung dapat berpengaruh pada kematian bayi,” ujar Meuthia Hatta.
Dalam arahannya, Presiden SBY mengingatkan bahwa Hari Ibu ini kita peringati setiap tahun supaya mendorong kaum perempuan untuk bangkit mensejajarkan diri dengan kaum laki-laki, agar dapat meningkatkan karya dan pengabdiannya kepada bangsa negara.” Sekarang ini, perempuan telah berpartisipasi hampir disemua cabang profesi. Dokter, insinyur, pengacara, anggota parlemen, bahkan jadi polisi dan militer, telah menjadi profesi biasa bagi kaum perempuan,” kata Presiden
Sebelum menyampaikan arahan, Presiden SBY memberikan penghargaan Parahita Eka Praya kepada Gubernur Jawa Timur, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Lampung, Bupati Sidoarjo, Bupati Tulungangung, Walikota Magelang dan Bupati Lampung Selatan. Acara puncak Hari Ibu ini diakhiri dengan operet yang berjudul, Ibuku, Ibumu, Ibu kita Semua yang didukung artis –artis ternama Ibukota. (osa/win)



