Berita Utama

Meneg Pora Laporkan Perkembangan Olahraga yang Memprihantinkan

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali memimpin ratas (rapat kabinet terbatas) di Kantor Kepresidenan, hari Rabu (27/12) siang. Dalam ratas yang juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla ini antara lain Meneg Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault melaporkan kepada Presiden perkembangan olahraga di Indonesia.

Kepada wartawan sesuasi ratas, Adhyaksa mengatakan bahwa Presiden prihatin dan minta untuk melakukan langkah - langkah percepatan peningkatan prestasi di dalam bidang olah raga guna mempersiapkan diri untuk SEA Games 2007 mendatang. Langkah yang perlu diambil dalam upaya peningkatan prestasi dalam bidang olahraga antara lain merevitalisasi pemusatan pelatihan nasional.

"Presiden mengatakan bahwa proses pembinaan atau pemusatan latihan nasional itu jangan sampai terhambat birokrasi, sehingga harus ditangani oleh orang - orang yang fokus dan mempunyai ketrampilan yang kuat. Kita juga harus meningkatkan kedispilinan dalam latihan, seleksi yang ketat, serta meningkatkan alternatif pencarian dana," jelas Meneg Pora kepada para wartawan.

"Presiden juga setuju untuk memindahkan fungsi olahraga menjadi fungsi pendidikan, karena saat ini fungsi olahraga adalah fungsi budaya. Nantinya fungsi budaya ini, melalui PP No. 21 / 2004 ini akan direvisi, sehingga fungsi kantor Meneg Pora selain sebagai fungsi budaya, adalah juga fungsi pendidikan. Dengan fungsi pendidikan, maka dana untuk olahraga akan jadi diutamakan," tambahnya.

Turut hadir dalam ratas antara lain Menko Polhukam Widodo AS., Menag Maftuh Basyuni, Menkominfo Sofyan Djalil, Menkeu Sri Mulyani, Menbudpar Jero Wacik, Meneg Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta, serta Menteri PU Djoko Kirmanto dan dua Juru Bicara Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (mit)