Berita Utama

Untuk Mengatasi Keterlambatan Katering Jamaah Haji

Presiden Minta Menag Lakukan Langkah Cepat

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengintruksikan Menteri Agama Maftuh Basyuni, Amirul Haj, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, agar segera melakukan langkah-langkah cepat dan tepat dalam mengatasi keterlambatan makanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci. Hal ini disampaikan Jubir Presiden Andi A.Mallarangeng, Jumat (29/12) siang, dalam keterangan pers di ruang pers Kantor Presiden, Jakarta.

Andi menjelaskan, Presiden SBY merasa prihatin dan memberi perhatian serius masalah keterlambatan katering makanan ini. Presiden terus-menerus meminta laporan perkembangan yang terjadi di Arafah. ”Presiden tadi pagi atau tengah malam waktu Arab Saudi, telah menerima laporan Menag Maftuh Basyuni soal keterlambatan makanan itu,” kata Andi Mallarangeng. Menurut Maftuh Basyuni dalam laporannya kepada Presiden, lanjut Andi, keterlambatan ini dikarenakan ketidakmampuan pelayanan perusahaan katering lokal yang semestinya melayani makanan di Arafah dan Mina.

“Sejak tadi malam, jajaran Departemen Agama yang bertugas di Arab Saudi, Ketua Amirul Haj Tarmizi Taher, serta Dubes RI untuk Arab Saudi telah melakukan langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini, seperti mendistribusikan mie instan dan roti kering. Menag pagi ini juga telah berangkat ke Arab Saudi untuk memastikan masalah pelayanan makanan kepada jamaah haji Indonesia segera dapat diatasi dengan cepat dan tepat,” Andi menambahkan.

Seperti diketahui, sejak Kamis (28/12) malam, seluruh jamaah haji, termasuk dari Indonesia, telah memasuki Arafah untuk melakukan wukuf pada Jumat (29/12) ini. Pemerintah Arab Saudi menyatakan musim haji tahun ini merupakan haji akbar karena wukuf bertepatan dengan hari Jumat. (win)