Berita Utama
Minggu, 31 Desember 2006, 08:00:51 WIB
Sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal
Presiden SBY bersama Ibu Ani menyerahkan hewan kurban kepada takmir Masjid Istiqlal usai sholat Idul Adha, Minggu (31/12) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Dengan penuh kekhusyukan, jamaah melakukan sholat Idul Adha yang dipimpin Imam Besar Masjid Istiqlal H. Ahmad Rafiudin Mahmud, dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha yang disampaikan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Departemen Agama RI Nasaruddin Umar yang bertema keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
Nabi Ibrahim menjadi simbol bagi manusia yang rela mengorbankan apa saja demi keridhaan Tuhan, rela menyembelih anaknya, bahkan rela mengorbankan diri dalam kobaran api. Nasaruddin berharap bahwa pada hari yang sarat berbagai makna dan peristiwa kemanusiaan ini, dapat dijadikan sebagai suatu momentum yang paling baik untuk kembali membersihkan hati kita yang kotor, melunakkan jiwa yang keras, dan meluruskan jalan yang tidak lurus. "Pokoknya kembali ke keluhuran jati diri, kembali membenahi langkah-langkah kita, agar ke depan kita betul-betul bisa mendapatkan keberhasilan serta terhindar dari berbagai keadaan yang di luar keinginan kita bersama, khususnya sebagai warga negara Republik Indonesia," katanya.
Sementara itu, pada hari Raya Kurban tahun ini panitia masjid Istiqlal mendapatkan sumbangan kambing sebanyak 37 ekor, serta 13 ekor sapi antara lain dari Presiden serta Wapres, Menag, Menhub, KASAD, dan Siti Hardianti Rukmana. Seusai melaksanakan shalat berjamaah, Presiden beserta Ibu Negara dan Wapres beserta Ibu menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada Sekjen Depag RI. "Dengan ini saya serahkan hewan kurban 1 ekor untuk dipergunakan sesuai syariat agama Islam, mudah-mudahan diridloi Allah Ta'ala, " kata Presiden, dilanjutkan dengan membaca Basmallah.
Hadir pula memperingati hari besar umat Islam ini bersama dengan kurang lebih 4000 umat Islam yang hadir, antara lain Menlu Hassan Wirajuda, Menteri PU Joko Kirmanto, Meneg Koperasi & UKM Suryadharma Ali, Menteri BUMN Sugiharto, Wagub DKI Fauzi Bowo, serta Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal. (mit)



