Berita Utama

Doa dan Zikir di Pergantian Tahun

Presiden SBY saat memberi sambutan pada acara Doa dan Zikir bersama Majelis Zikir SBY, di Masjid Baiturrahim, Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/12) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY saat memberi sambutan pada acara Doa dan Zikir bersama Majelis Zikir SBY, di Masjid Baiturrahim, Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/12) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Menjelang pergantian tahun dari 2006 ke 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara hari Minggu (31/12) malam melakukan doa dan zikir bersama Majelis Zikir SBY, di Masjid Baiturrahim Istana Merdeka Jakarta. Sekitar seribu jamaah Majelis Zikir SBY Nurusalam melakukan doa dan zikir bersama, memohon kepada Allah SWT untuk kebaikan kesejahteraan bangsa Indonesia. Acara dimulai usai sholat Maghrib.

Dalam sambutannya, Presiden Presiden SBY mengajak agar dalam menyonsong pergantian tahun baru ini untuk lebih khusyuk berdoa, memohon kepada Allah SWT agar tahun baru yang akan kita masuki mendatangkan rahmat dan keberkahan,dan memberikan jalan yang lebih baik bagi bangsa dan negara membangun hari esok lebih cerah. Presiden SBY juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk melakukan perenungan dan kontemplasi, melihat ke belakang apa yang telah kita lakukan bersama, dan melihat ke depan komitmen apa yang akan kita lakukan bersama demi kebaikan kita bersama pula,” katanya.


“Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2006 dan kita akan bersama-sama memasuki tahun baru 2007. Telah menjadi kebiasaan manusia sejagad, umat manusia di negara manapun juga, datangnya tahun baru dirayakan dengan penuh sukacita. Cara merayakannya pun berbeda-beda. Tapi yang jelas masyarakat dan bangsa bersatu dalam kegembiraan tanpa meninggalkan rasa syukur, kemudian melakukan perayaan yang sering amat meriah,” kata Presiden SBY

“Tradisi seperti itu juga terjadi di negara kita, dari tahun ke tahun. Tentu saja itu wajar kalau rakyat Indonesia setelah bergulat dalam kehidupannya masing-masing selama setahun, ketika akan mengakhiri tahun yang dilalui dengan segala dinamika dan romantika, dan akan memasuki tahun baru, mereka melakukan sesuatu dengan kegembiraan dan suka cita,” tambahnya.

Sebelumnya, pada siang hingga sore hari, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun baru, Presiden SBY telah melakukan inspeksi mendadak ke beberapa wilayah di Jakarta. “Tadi sore saya melakukan inspeksi mendadak di tempat – tempat di Jakarta untuk mengecek kesiapan jajaran kepolisian, TNI dan petugas yang lain, dalam rangka mengamankan saudara-saudaranya yang akan merayakan pergantian tahun baru malam hari ini, karena negara dan pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan pelayanan dan pengamanan yang terbaik pada masyarakatnya,” kata SBY.

Selain jamaah Majelis Zikir SBY, tampak hadir pula Seskab Sudi Silalahi, Sesmil Bambang Soetedjo, Sepri Kurdi Mustofa, Karumga Ahmad Rusdi, dan staf khusus Presiden, antara lain Dino Patti Djalal, Heru Lelono, Yenni Wahid.(win)