Berita Utama

Ratas Bahas Kecelakaan Transportasi

Presiden Instruksikan Lima Hal

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan lima arahan dalam upaya pencarian dan pertolongan terhadap dua kecelakaan, yaitu tenggelamnya KM Senopati Nusantara dan hilangnya pesawat Adam Air. Kelima arahan Presiden tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa kepada wartawan usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (3/1) malam.

“Kami melaporkan perkembangan upaya pencarian dan pertolongan terhadap kapal Senopati Nusantara yang tenggelam di pulau Mandalika, dan juga perkembangan terakhir upaya pencarian dan pertolongan hilangnya pesawat Adam Air,” kata Menhub Hatta Rajasa.

Pesawat Adam Air rute Surabaya-Manado tersebut sampai kini belum diketahui posisinya. Menurut Hatta, pesawat nahas itu membawa 96 penumpang, terdiri dari 85 dewasa,,7 anak-anak, dan 4 bayi.

Dalam ratas ini, lanjut Hatta, Presiden SBY memberikan lima arahan terkait pencarian dan pertolongan terhadap laporan tersebut. Pertama, Presiden menginstruksikan agar meneruskan upaya operasi penyelamatan, baik KM Senopati Nusantara dan maupun pencarian pesawat Adam Air yang sampai sekarang belum diketemukan.

Kedua, mengerahkan seluruh resources untuk melakukan upaya-upaya pencarian dan pertolongan terhadap dua kecelakaan tersebut. “Upaya pencarian ini walaupun dalam standar operasi berlaku di dalam 7 hari, Presiden menginstruksikan untuk diperpanjang sampai dengan batas waktu yang dirasakan maksimal untuk melakukan upaya-upaya pencarian dan pertolongan tersebut.,” Hatta menabmbahkan.

Ketiga, Presiden memerintahkan untuk melakukan investigasi dan segera melaporkan kepada Presiden hasil investigasi terhadap dua kecelakaan tersebut. Hasilnya nanti disampaikan kepada masyarakat.

Keempat, Presiden meminta agar melakukan satu pengawasan dan pengetatan, baik terhadap moda transportasi laut maupun udara, terutama untuk rute-rute tertentu yang menurut prakiraan BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika) mengalami cuaca yang ekstrim buruk . “Apalagi menurut laporan BMG saat ini sedang terjadi apa yang disebut dengan Badai Isobel, maka kita akan lakukan pengawasan yang ketat,” Menhub menjelaskan.

Kelima, karena operasi pelayaran dihentikan akibat cuaca buruk, Presiden meminta dicarikan solusi agar pasokan logistik kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Setelah menyampaikan lima arahan tersebut, ujar Hatta, Presiden SBY memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap transportasi nasional kita. Terutama berkaitan dengan manajemen keamanan (safety) maupun aspek lainnya yang berkaitan langsung dengan keselamatan. Transportasi nasional harus memenuhi kaidah best practices dan compliance dengan standar-standar internasional.

“Untuk itu Presiden akan membentuk tim evaluasi nasional tentang transportrasi yang akan melakukan evaluasi secara menyeluruh yang terkait dengan pengelolaan transportasi nasional kita, terutama pada sektor angkutan laut dan udara. Presiden mempelajari dengan cermat situasi 10 tahun terakhir, maka Presiden memutuskan untuk membentuk tim evaluasi tadi itu,“ lanjut Hatta.

Ratas dimulai sekitar pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh Menhub, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, KSAL Slamet Subijanto, KSAU Marsekal Herman Prayitno, Dirjen Perhubungan Laut Harijogi, dan Dirjen Perhubungan Udara M. Tatang Ikhsan.
(nnf)