Berita Utama
Kamis, 11 Januari 2007, 13:00:02 WIB
SBY Terima Gubernur/Wagub Aceh Terpilih
Irwandi Yusuf: Aceh Tetap Bagian NKRI
Presiden SBY menerima Gubernur terpilih NAD, Irwandi Yusuf di Kantor Kepresidenan, Kamis (11/1) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden memberikan ucapan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih NAD, kata Jubir Presiden, Andi Mallarangeng kepada wartawan usai mendampingi Presiden menerima Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar. Presiden minta kedua pemimpin baru Aceh ini agar dapat benar-benar memimpin Aceh sebaik-baiknya. "Pimpin Aceh dengan pemerintahan umum yang baik, melanjutkan pembangunan di Aceh dan bekerjasama dengan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) untuk menuntaskan rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami. Presiden telah memerintahkan menteri-menterinya untuk membantu kedua pemimpin baru ini, sehingga pembangunan di Aceh segera dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Andi, didampingi Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar.
Menurut Andi, dalam pertemuan tadi Presiden juga menyampaikan lima hal yang harus segera dituntaskan di Aceh, yaitu pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendidikan, kesehatan, serta peningkatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Aceh. "Dan ternyata kelima hal ini, juga merupakan program kedua pemimpin baru ini,” kata Andi.
Kepada Gubernur/Wagub terpilih itu, Presiden SBY juga berpesan untuk melindungi dan menyayangi rakyat Aceh tanpa ada perbedaan. ”Lindungi semua rakyat Aceh. Sayangi semua rakyat Aceh tanpa membeda-bedakan diantara mereka, karena menurut Presiden, kedua pemimpin yang baru saja terpilih ini, adalah Gubernur dan Wakil Gubernur untuk semua rakyat Aceh, dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Andi.
Sementara itu, Irwandi Yusuf sendiri mengatakan bahwa adanya isu di bawah kepemimpinannya Aceh akan merdeka, tidaklah benar. "Soal Aceh merdeka tidaklah betul. Jaminan kami MoU yang telah disepakati bersama antara GAM dan Indonesia di Helsinki, juga dibahas soal hubungan Aceh dan Jakarta. Aceh tetap bagian dari NKRI, dan tidak perlu dipersoalkan lagi,” kata Irwandi Yusuf, yang bersama wakilnya direncanakan akan dilantik tanggal 8 Februari mendatang. Pasangan ini dipilih oleh 38,20 persen pemilih di NAD. (win)



