Berita Utama

Dialog Dengan Petani Aren di Tomohon Selatan

Presiden SBY didampingi Ibu Ani saat berada di  pabrik gula aren Masarang di  Tomohon Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu (14/1) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi Ibu Ani saat berada di pabrik gula aren Masarang di Tomohon Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu (14/1) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Manado: Tiada yang lebih membanggakan sebagai seorang yang sedang mengemban amanah memimpin bangsa dan negara ini, ketika bertemu langsung dengan rakyat dan petani dalam suasana yang penuh dengan semangat. Hal tersebut dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara Dialog dengan Petani Gula Aren di Pabrik Gula Aren Masarang di Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu (14/1) pagi.

Dialog yang dipandu Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang berlangsung dalam suasana yang akrab. Meskipun hujan lebat mengguyur tempat acara, tidak menggoyahkan semangat dari sekitar 2 ribu petani gula aren untuk berdialog dengan Presiden SBY.

Presiden SBY minta kepada para petani untuk terus bersyukur karena di dunia ini ada 8 juta manusia yang tiap malam sulit tidur karena kelaparan dan miskin. ”Saudara patut bersyukur karena di Indonesia masih ada saudara-saudara kita juga yang masih menganggur, sedang saudara mempunyai pekerjaan. Saya berharap, apa yang telah dikerjakan para petani ini benar-benar ditekuni dan dijalankan dengan baik. Saya yakin, kesejahteraan saudara akan berkembang lebih baik lagi,” ujar Presiden disambut tepuk tangan hadiri,

Salah seorang peserta dialog bertanya, mengapa Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) yang hampir sebagian besar diisi oleh anak para petani aren tidak mendapatkan subsidi pendidikan seperti sekolah-sekolah lainnya yang berada di bawah Departemen Pendidikan.

”Setelah saya berdiskusi dengan Menteri Pertanian, maka saya memutuskan bahwa akan ada bantuan biaya sekolah untuk SPMA. Semua sekolah sama, semua pendidikan sama. Oleh karena itu SPMA juga mendapatkan fasilitas yang sama seperti sekolah-sekolah yang ada di bawah Departemen Pendidikan.

Selesai dialog, Presiden dan rombongan langsung menuju Desa Kakas Kasen, Kecamatan Tomohon Utara untuk melakukan dialog dengan para petani bunga. (osa)