Berita Utama
Senin, 15 Januari 2007, 16:51:01 WIB
Rahmawati Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru
Gorontalo: Rahmawati, siswi kelas IV SD Inpres Yosonegoro minta agar pemerintah memperhatikan nasib para guru. Permintaan Rahmawati itu disampaikan saat ia berdialog dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (15/1) siang ladang jagung yang terletak di Desa Yosonegoro Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Dialog diadakan mendadak tanpa perencaan saat SBY minta iring-iringan kendaraan berhenti di perjalanan.Gadis yang bercita-cita jadi guru itu saat memperkenalkan diri berkata, “Nama saya Rahmawati, sekolah di SD Inpres Yosonegoro kelas IV, cita-cita saya kalau besar saya ingin menjadi guru,” katanya disambut tepuk tangan hadirin. “Saya mohon pada Bapak Presiden agar bantu para guru,” ujarnya disambut tawa Presiden SBY dan rombongan.
"Ya, kita pemerintah akan lebih memperhatikan para guru," kata SBY pada Rahmawati. Dikatakan, tanpa guru dirinya tak akan jadi Presiden. Demikian juga Gubernur, Bupati, Walikota, semua mendapat pendidikan dari guru. "Untuk itu kita harus hormat dan patuh pada guru, sama juga hormat pada orangtua,” lanjut Presiden SBY.
Usai melakukan dialog, Presiden SBY dan rombongan langsung menuju Bandara Udara Djalaluddin Gorontalo, tiba di Bandara Presiden SBY menerima peserta diskusi Round Table Discussion Benih Hibrida, di Ruang VIP Bandara. Di hadapan peserta diskusi itu, Presiden SBY menyampaikan penghargaan atas segala upaya dan kerja keras mereka dalam mengembangkan dan meneliti komoditas padi untuk peningkatan produksi beras.
Tepat pukul 13.15 WITA, dalam cuaca hujan deras, Presiden SBY dan rombongan bertolak kembali ke Jakarta menggunakan pesawat khusus kepresidenan Boeing 737-500 milik Garuda. Tampak dalam rombongan, Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Karumga Ahmad Rusdi, serta dua Jubir Presiden Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (win)



