Berita Utama
Sabtu, 20 Januari 2007, 09:42:39 WIB
Dzikir Menyambut 1 Muharram 1428 Hijriyah
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi oleh Ibu Ani Bambang Yudhoyono menghadiri dzikir Istighosah, berdoa bersama guna menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1428 H, di Masjid Istiqlal pada hari Sabtu (20/1) pagi pukul 08.30 WIB.Acara dimulai dengan melakukan dzikir awal tahun bersama, dipimpin oleh Abdurrahman Al - Habsy. Diharap dengan dzikir bersama ini bangsa Indonesia akan diberi kekuatan untuk melewati berbagai musibah, dikaruniai rezeki pada tahun yang baru ini serta mendapatkan taburan rahmat dan kasih sayang pada pergantian tahun Hijriyah.
Di hadapan kurang lebih 5000 umat Muslim yang hadir, SBY berpesan bahwa tahun baru Islam ini hendaknya dipergunakan untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan serta amal saleh umat manusia. "Saya memaknai acara dzikir dan doa hari ini merupakan perilaku yang bijak dan mulia, yang menyadari akan kekurangan dan kelemahan umat manusia," kata SBY. Ditambahkan, kita harus terus mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara berdzikir, berdua dan tafakur untuk memohon petunjuk agar selalu dalam bimbingan dan tuntunan Allah SWT.
Dalam kesempatan ini, SBY mengingatkan beberapa hal kepada jemaat yang hadir, antara agar kita tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang diberikan Allah di kehidupan kita ini. "Tuhan tidak akan merubah nasib sebuah kaum, kecuali kaum itu sendiri berikhtiar bersama - sama dan dengan ridho Allah SWT. Marilah kita berhenti berkeluh kesah, saling salah menyalahkan. Kita ubah bersama -sama nasib kita bersama," kata SBY sambil menekankan pentingnya kerja keras dan cerdas untuk kemajuan seluruh bangsa Indonesia. Tak lupa SBY mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk bekerja keras demi bangsa dan negara seolah - olah akan hidup 1000 tahun lagi, namun tidak lupa untuk berbuah kebaikan untuk kehidupan di akhirat seolah - olah hidup kita akan berakhir esok hari.
SBY mengakhiri sambutannya dengan berdoa agar bangsa indonesia diberi berkah dan rezeki serta diberi kesabaran menghadapi rangkaian musibah dan bencana. "Kita harus sabar serta tawakal dan ikhtiar untuk menghadapi semua itu," jelasnya. Presiden yakin, seberat apapun masalah yang dihadapi bangsa Indonesia akan dapat dipecahkan bersama - sama.
Turut menghadiri dzikir bersama ini antara lain Mendagri M. Ma'ruf, Meneg Pembangunan Daerah Tertinggal Syaifullah Yusuf, Wagub DKI Jakarta Fauzi Bowo. serta Karumga Istana Ahmad Rusdi. (mit)



