Berita Utama

SBY Menerima Menlu Denmark

Beri Apresiasi Demokrasi di Indonesia

Presiden SBY menerima Menlu Per Stig Moller dan Menteri Lingkungan Connie Hedegaard (sedang bersalaman) Kerajaan Denmark di Kantor Presiden, Senin (22/1) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY menerima Menlu Per Stig Moller dan Menteri Lingkungan Connie Hedegaard (sedang bersalaman) Kerajaan Denmark di Kantor Presiden, Senin (22/1) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Menteri Luar Negeri Kerajaan Denmark Dr.Per Stig Moller dan Menteri Lingkungan Connie Hedegaard di Kantor Presiden, Senin (22/1) siang. Presiden SBY didampingi Menlu Hassan Wirajuda, Menteri ESDM Purnomo Yusgihantoro, dan Meneg Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar.

Menurut Hassan Wirajuda, Denmark menaruh perhatian yang besar atas kemajuan proses demokrasi di Indonesia.”Kedua negara terus bersepakat untuk kontak dan melakukan komunikasi. Ada apresiasi yang besar dari Denmark soal perkembangan demokrasi di Indonesia, tentang inisiatif-inisiatif kita untuk memajukan dialog, baik dialog antaragama maupun dialog antarmedia,” kata Menlu dihadapan wartawan usai pertemuan, di Ruang Pers Kantor Presiden.

Menlu Hassan menjelaskan, pertemuan ini bukan hanya membahas masalah politik, ekonomi, perdagangan, dan investasi, tapi juga di bidang energi. Pada kesempatan KTT ASEM (Asian Europe Meeting) pada September tahun lalu, Presiden SBY mengadakan pertemuan dengan PM Denmark Anders Fogh Rasmussen. Setelah itu dilanjutkan komunikasi melalui surat. "Dalam kontak komunikasi itu, dibahas kemungkinan kerjasama di bidang energi, lingkungan hidup, dan konservasi air, khususnya air minum,” Menlu menambahkan.

Selain itu, lanjut Hassan Wirajuda, juga dibahas berbagai hal, khususnya yang menjadi perhatian kedua negara, seperti masalah ASEAN, Asia Timur, isu nuklir Korea Utara, Myammar. Pertemuan Presiden SBY dengan tamunya dari Denmark juga membahas perkembangan di Timur Tengah, seperti nuklir Iran, Irak, Palestina, dan Israel. Kerjasama Indonesia-Denmark selama ini berlangsung sangat baik. "Kita saling mendukung dalam pencalonan Indonesia di Dewan Keamanan PBB dan di forum-forum lainnya, termasuk di Dewan HAM PBB,” ujarnya.

“Indonesia juga menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas bantuan Denmark selaku anggota Uni Eropa yang turut serta mendorong proses perdamaian Aceh, dan juga bantuan rehabilitasi dan rekontruksi di Aceh pasca gempa dan tsunami, serta gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah,” kata Hassan Wirajuda. (win)