Fokus

Rabu, 24 Januari 2007, 15:50:39 WIB

Presiden:

Indonesia Lebih Mandiri, Tahun 2007 Tak Perlu Forum CGI

 

Presiden SBY memberi penjelasan pada wartawan soal kunjungan Managing Director IMF, Rabu (24/1) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY memberi penjelasan pada wartawan soal kunjungan Managing Director IMF, Rabu (24/1) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Kunjungan Managing Director IMF Rodrigo de Rato ke Indonesia, janganlah diartikan bahwa IMF akan menawarkan kembali bantuan pembiayaan pembangunan di Indonesia. Kita tidak berpikir atau merencanakan untuk berutang lagi pada IMF, kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kepada wartawan di halaman Istana, Rabu (24/1) siang. Sebelumnya, Presiden didampingi Menko Perekonomian Boediono telah menerima Rodrigo de Rato, di Kantor Kepresidenan.

Didampingi Jubir Presiden, Andi Mallarangeng, Presiden SBY menjelaskan bahwa kunjungan Managing Director IMF (International Monetary Fund) ke Indonesia untuk memberikan apresiasi yang besar atas pelunasan utang Indonesia yang lebih cepat dari perjanjian. ” Mereka ke Indonesia tiada lain adalah untuk memberikan apresiasi atas pelunasan utang kita pada IMF yang sudah selesai 2006, yang harusnya jatuh tempo tahun 2010, disertai dengan observasi perkembangan ekonomi kita, fundamental ekonomi kita, makro ekonomi kita, dan neraca pembayaran, “ kata Presiden SBY.

“Tak kalah pentingnya, sejak sekarang ini Indonesia adalah equal partner IMF. Berbeda dengan hubungan IMF 1997 hingga sebelum dilunasinya hutang IMF tersebut. Ini berarti pula anggaran untuk pembangunan kita yang dulu ada istilah Letter of Intent dengan IMF, terus ada program monitoring, tidak ada lagi. Tentu ini memberikan tanggung jawab yang lebih besar lagi kepada kita untuk menentukan sendiri pembangunan kita, anggaran kita, kebutuhan financial kita untuk mencapai sasaran yang kita kehendaki,” jelas Presiden.

Ditambahkan, saat ini Indonesia telah mampu mengatasi pembangunannya.”Saya juga memandang perlu untuk mengakhiri format yang kita sebut dengan forum CGI. Tahun lalu kita sudah mulai adakan pergeseran. Tahun 2007 ini saya nyatakan tidak perlu lagi ada forum CGI seperti dulu, dimana Indonesia menyampaikan rencana pembangunannya, kemudian dibahas, dikritisi, diberikan komentar-komentar dan lain-lain. Karena kita sudah bisa mengatasi semuanya itu, tanpa harus ada pelibatan dan bantuan forum CGI,” tambah SBY. “Penting bagi kita untuk lebih mandiri. Membangun kemandirian dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Ini membutuhkan perencanaan yang matang dan tanggung jawab yang penuh untuk menyusun rencana pembangunan kita.”

“Dengan babak baru pembangunan kita yang lebih mandiri lagi, saya berharap betul jajaran pemerintahan, bukan hanya pemerintahan pusat, tapi juga pemerintahan daerah, betul-betul bisa menyusun rencana pembangunan dan rencana anggaran yang tepat sasaran sesuai dengan prioritas yang telah saya tetapkan tahun 2007 ini, yakni pengurangan kemiskinan, pengurangan penganguran, peningkatan pendidikan, peningkatan kesehatan, peningkatan produksi pangan, kecukupan energi dan lain-lain,” kata Presiden SBY. (win)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Resmi Presiden Republik Indonesia - Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono
Hak Cipta dilindungi Undang-undang