Berita Utama
Kamis, 25 Januari 2007, 17:49:21 WIB
Presiden pada peserta Rapimnas TNI
Proses Pengadaan Senjata Harus Transparan
Presiden SBY memberi pengarahan pada para peserta Rapim TNI 2007, di Istana Negara, Kamis (25/1) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Berkaitan dengan peran TNI dalam tugas pertahanan negara, Presiden menekankan kembali agar TNI melakukan langkah-langkah yang konseptual, terarah dan berkesinambungan. “Agar kedepannya TNI dapat makin kuat, professional dan berkemampuan, tolong lanjutkan segala usaha yang sudah dilakukan sekarang ini,” kata Presiden. “Lanjutkan program pembangunan kekuatan, modernisasi TNI, kembangkan doktrin yang dapat merespon tantangan dan perkembangan jaman termasuk perkembangan teknologi militer yang makin pesat,” tambah Presiden.
“Tahun 2007 dan tahun-tahun mendatang, pemerintah akan mengutamakan program-program untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu saya berharap agar Operasi Manunggal TNI dalam berbagai jenis dan bentuknya benar-benar dapat membantu program pemerintah,” tegas Presiden dihadapan 132 perwira TNI yang hadir. “TNI bersama dengan masyarakat dapat membangun infrastruktur pedesaan seperti irigasi pertanian,” ujar Presiden.
Rakyat Indonesia menginginkan agar TNI tidak kalah dengan tentara-tentara dari negara manapun. “Pemerintah akan terus meningkatkan postur militernya sesuai dengan anggaran yang dimiliki, sejalan dengan peningkatan pendapatan negara. Tentu saja peningkatan anggaran pertahanan selaras dengan peningkatan anggaran sektor-sektor pembangunan yang lain seperti pendidikan dan kesehatan,” kata Presiden.
Kepada Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan dan Perwira Tinggi TNI, Presiden SBY berharap untuk terus melakukan upaya dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit. (osa)



