Berita Utama
Senin, 5 Februari 2007, 14:10:30 WIB
Jamsostek, Telkom dan Perusahaan Gas Negara Harus Perbaiki Kinerja
Presiden SBY hari Senin (5/2) siang memimpin Rakor BUMN yang dihadiri Menko Perekonomian Boediono, Meneg BUN Sugiharto, Menakertrans Erman Soeparno dan Seskab Sudi Silalahi, di Kantor Kepresidenan. (foto: abror/presidensby.info)
Menurut Boediono, dirinya bersama Mennakertrans dan Meneg BUMN melaporkan kepada Presiden mengenai kinerja BUMN yang mempunyai masalah khusus, yakni PT Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja), PT Telkom, dan Perusahaan Gas Negara (PGN).
”Secara umum Presiden mengatakan bahwa strategi kebijakan pemerintah dibidang BUMN ini jelas arahnya, yakni ingin memperbaiki kinerja melalui pemanfaatan praktek-praktek yang baik, transparansi dan sejauh mungkin menghindari intervensi-intervensi yang tidak perlu atau intervensi yang bisa menggangu kinerja-kinerja BUMN kita,” ujar Boediono.
“Intinya Presiden memberikan arahan bahwa Jamsostek harus kembali kepada tujuan awalnya, yaitu melayani kepentingan stake holdernya yaitu para buruh dan pengusaha. Oleh karena itu Presiden mengintruksikan apapun yang kita lakukan, Jamsostek sebagai institusi harus diamankan dan diselamatkan untuk tujuan yang benar. Jamsostek harus dikembalikan untuk memperoleh kepercayaan dari para pekerja dan pengusaha, bahwa ini adalah institusi yang melayani kepentingan mereka secara utuh dan maksimal,” kata Boediono.
“Mengenai Telkom, Presiden juga menekankan soal good governance, dan Telkom harus bisa menjaga confidence dari para stake holdernya, memelihara dan meningkatkan kinerjanya. Yang terakhir soal PGN, sasarannya bagaimana mengembalikan citra yang baik yang menjadi landasan confidance dari pelaku pasar. Jadi masalah good governance ini sangat ditekankan sekali oleh Presiden SBY, untuk meningkatkan kinerja dari BUMN-BUMN itu,” ujar Boediono. (win)



