Berita Utama
Kamis, 8 Februari 2007, 15:36:40 WIB
Swiss Bantu 400 Ribu Dolar AS untuk Korban Banjir
Presiden SBY bersama Presiden Konfederasi Swiss, Micheline Calmy-Rey, di Istana Merdeka, Kamis (8/2) siang. (foto: abror/presidensby.info)
“ Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas undangan Indonesia dan sambutannya. Swiss dan Indonesia memiliki hubungan yang baik dan dekat. Indonesia adalah negara yang penting bagi Swiss, kami memiliki kesamaan dan kami memutuskan untuk mengintensifkan hubungan bilateral, “ katanya lagi.
“ Di bidang ekonomi menunjukan pertumbuhan, dan masih ada kapasitas untuk peningkatan lagi yang lebih baik. Total investasi Swiss saat ini di Indonesia adalah 3 Milyar Dolar AS. Swiss adalah salah satu investor pertama di Indonesia. Ada 75 perusahaan Swiss di Indonesia yang mempekerjakan 60,000 tenaga kerja Indonesia, “ lanjutnya
Perdagangan menjadi salah satu fokus, karena ada potensi pertumbuhan, dalam konteks ini kami mendiskusikan kemungkinan adanya kesepakatan mengenai free trade agreement antara Indonesia dan Swiss. “ Kami meyakini bahwa negosiasi mengenai agreement itu adalah sebuah langkah penting untuk mendorong dan memperluas kerjasama ekonomi antara kedua negara.
Kerjasama bidang mutual legal assistance juga diyakini Presiden Calmy-Rey akan bisa dilakukan dengan lebih baik dan lebih dekat. “Kami juga setuju bahwa dalam bidang mutual legal assistance ini kita bisa bekerja sama dengan lebih baik lagi dan kita akan bekerjasama dengan lebih dekat dalam masalah asset recovery. Saya kira Swiss sejauh ini satu – satunya negara yang bisa memproses restitute and sub stolen asset dalam kasus Nigeria sebesar 750 juta Dolar AS, dan dalam kasus Marcos 500.000 Dolar AS . Kami sangat aktif dalam restitusi ( pengembalian barang yang dicuri kepada pemiliknya - red), “ kata Presiden Calmy-Rey. ( nnf )



