Berita Utama

SBY Telah Bertemu Amien Rais

Presiden SBY dalam konferensi pers soal pertemuan dengan Amien Rais, di Hotel JW Marriott, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/5) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dalam konferensi pers soal pertemuan dengan Amien Rais, di Hotel JW Marriott, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/5) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Kuala Lumpur, Malaysia: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memang telah mengadakan pertemuan dengan Amien Rais di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta pada Minggu, 27 Mei 2007, sesaat sebelum bertolak menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Hal tersebut dikatakan oleh Presiden SBY dalam konferensi persnya usai mengikuti Malaysia - Indonesia Business Roundtable, Senin (28/5) pukul 16.15 waktu setempat.

Presiden SBY menjelaskan, pada Sabtu (26/5) sore Mensesneg Hatta Rajasa menghadap dan menyampaikan bahwa ia telah berkomunikasi lewat telepon dengan Amien Rais. "Hatta menyampaikan kepada saya dan menyarankan ada baiknya kalau saya bisa bertemu dengan Amien Rais. Setelah saya pertimbangkan dengan seksama, saya setuju untuk melakukan pertemuan itu," kata SBY kepada para wartawan di depan kamarnya yang terletak di lantai 26 Hotel JW Marriott, Kuala Lumpur. Esoknya, Amien Rais terbang dari Yogyakarta untuk bertemu dengan SBY di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, SBY dan Amien Rais sepakat untuk mengakhiri sebuah konflik politik. "Karena kalau ini terus berlangsung, akan membawa hal yang tidak baik bagi situasi politik nasional. Saya sebagai Kepala Negara juga ingin menunjukkan kepada rakyat Indonesia, bahwa bisa saja diantara tokoh itu terkadang berbeda dalam pandangan politik," jelas SBY. Kendati demikian, lanjutnya, para tokoh politik tersebut tetap bisa berkomunikasi dan bersilaturahmi sebagai sesama sahabat dan warga bangsa Indonesia.

Hal kedua yang dijelaskan oleh SBY,yang dalam konferensi pers idampingi oleh Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng dan Seskab Sudi Silalahi. adalah mengenai dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP). Presiden menyampaikan agar menyerahkan hal tersebut kepada KPK tanpa intervensi dari pihak manapun.

Sebelum menutup konferensi persnya, Presiden SBY menekankan sekali lagi bahwa inti dari pertemuan tersebut adalah kedua pihak bersama-sama berniat baik untuk tidak melanjutkan masalah yang ada sehingga menimbulkan situasi politik yang tidak kondusif bagi kelangsungan pembangunan di Indonesia. "Mudah-mudahan pertemuan saya dengan Amien Rais pada hari Minggu yang lalu membawa kebaikan bagi semuanya, terutama dalam kehidupan politik kita," SBY menambahkan. (mit)