Berita Utama
Rabu, 30 Mei 2007, 23:03:21 WIB
Kerusuhan di Pasuruan
TNI Menyampaikan Permohonan Maaf
Jakarta: Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto prihatin dan sangat menyesalkan terjadinya bentrok antara aparat TNI Angkatan Laut dengan masyarakat Desa Alas Tlogo Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Panglima TNI menyampaikan hal tersebut usai menghadiri jamuan makan malam bagi PM Kuwait di Istana Negara, Rabu (30/5) malam. Ketika memberi keterangan pers, Panglima TNI didampingi KSAL Slamet Soebiyanto, dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng, yang membantu memandu jalannya tanya jawab dengan wartawan.“Atas nama seluruh jajaran TNI, saya menyampaikan permohonan maaf dan rasa duka cita yang mendalam bagi keluarga yang meninggal maupun bagi keluarga yang luka –luka. Kejadian ini tidak ada yang kita inginkan dan tidak ada rekayasa atau keinginan yang disengaja oleh aparat TNI AL di dalam hal bentrokan tadi pagi,” kata Marsekal Djoko Suyanto.
Untuk itu, Panglima TNI mengajak seluruh masyarakat Pasuruan, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, untuk bersama-sama membantu mendinginkan suasana, sehingga TNI dapat melaksanakan pengusutan sebaik-baiknya terhadap anggotanya. ”Saya dan KSAL telah memerintahkan kepada jajaran untuk menindaklanjuti dengan mengusut dan menyelidiki kejadian ini sejelas-jelasnya. Apabila harus dilanjutkan dalam tingkat proses hukum, maka itu akan dilaksanakan dan akan dikerjakan dengan sungguh-sungguh oleh aparat hukum TNI,” Panglima TNI menegaskan.
Mengenai santunan bagi korban meninggal dan luka-luka, TNI Angkatan Laut siap memberikan bantuan serta perawatan. (win)



