


Rabu, 13 Juni 2007, 11:00:12 WIB
Temanggung : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Rabu (13/6) membuka Soropadan Agro Expo (SAE) III, di Sub Terminal Agribisnis (STA), Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Presiden didampingi Ibu Ani dan rombongan, bertolak dari Semarang ke Temanggung dengan kendaraan darat yang ditempuh sekitar satu jam. Setibanya di lokasi acara, Presiden langsung meninjau stand pameran pertanian.
Tema SAE III kali ini adalah Membangun Mitra Meraih Pasar Global, yang digelar hingga tanggal 18 Juni mendatang. Expo meliputi pameran dan bursa komoditi pertanian, lelang komoditas agro, ekspose produk dan teknologi pertanian, temu bisnis, pentas seni dan kegiatan wisata. Kegiatan ini diikuti 92 peserta baik dari dalam maupun luar negeri.
Sebelum membuka Soropadan Agro Expo, Presiden menyerahkan bantuan untuk Koperasi dan UKM sebesar Rp 16 milliar, antara lain untuk pengembangan 25 Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) masing-masing senilai Rp. 200 juta, dan Program Pembiayaan Produktif Koperasi Usaha Mikro (P3KUM) kepada 87 koperasi serta 16 koperasi Program Perempuan Keluarga Sehat dan Sejahtera (Perkassa) masing-masing senilai Rp. 100 juta. Presiden juga menyerahkan SK (Surat Keputusan) Pelepasan Varietas Unggul Padi Hipa5Ceva dan Hipa6jete, dan tiga ton benih padi varietas mekongga, conde dan cibogo kepada Gubernur Jateng, Mardiyanto.
Dalam sambutannya, Presiden meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk secara terus menerus menjalin kemitraan serta terus berupaya meningkatkan produk pertanian nasional. "Dengan persaingan global dewasa ini, tanpa jaringan yang luas, produk unggulan yang kita hasilkan tidak akan dikenal oleh para konsumen, terlebih di manca negara. Demikian pula produk pertanian yang mutu dan kwlitasnya kurang baik, tentu akan sulit bersaing di pasar global," ujar Presiden.
Sebelumnya, Gubernur Jateng Mardiyanto melaporkan bahwa sejak tahun 2003 secara konsisten pemerintah Jateng menyelenggarakan SAE III, dimana berdasarkan evaluasi dan pantauan banyak kalangan, dirasakan cukup mampu membuka jaringan pasar serta sebagai media transfer informasi dan teknologi pertanian. "Kami berharap SAE III kali ini mampu mengangkat potensi agro nusantara untuk dapat bersaing secara terbuka di pasar global, memperluas jaringan bisnis bagi produsen dan pengusaha agro nasional, " ujar Mardiyanto.
Usai membuka SAE III 2007, Presiden dan rombongan melakukan peninjauan perkebunan, peternakan dan kolam ikan percontohan yang ada di sekitar lokasi, serta memanen buah melon dan menanam pohon kelengkeng. SBY dan Ani sangat antusias melihat produksi pertanian, sistem peternakan, dan perikanan maju pesat. "Mari kita semua berdoa agar rakyat kita semakin makmur. Saya optimis, pertanian kita ke depan semakin maju," kata SBY. SBY dan Ibu kemudian mengelilingi area perkebunan seluas kurang lebih 1 hektar, lantas menebar bibit ikan patin di kolam ikan percontohan, dan terakhir, SBY dan Ibu Ani disuguhi susu segar perahan dari sapi yang diternakkan dengan inovasi teknologi.
Dalam kunjungan kerjanya ke Temanggung ini, selain didampingi Ibu Ani, Presiden juga disertai Mentan Anton Apriyantono, Menag Maftuh Basyuni, Meneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Seskab Sudi Silalahi, serta dua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (win)
