Kamis, 14 Juni 2007, 22:30:41 WIB
Presiden Hadiri HUT 'Jurnal Nasional'
Presiden SBY bersama seniman Putu Widjaja pada acara Parade Puisi Kebangsaan HUT ke I Harian Jurnal Nasional, di Teater 1 Blitz Megaplex, Kamis (14/6) malam. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Usai meresmikan pembukaan Jakarta Fair yang diselenggarakan di Pekan Raya Jakarta Kemayoran, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani langsung menuju ke tampat acara HUT ke-1 harian Jurnal Nasional, di teater 1 Blitz Megaplex, Kamis (14/6) malam. Acara HUT
Jurnal Nasional ini berupa Parade Puisi Kebangsaan; Meniti Jejak Republik", yaitu pembacaan puisi oleh para penyair, birokrat dan pengusaha. Presiden SBY juga hadir untuk membacakan puisi karyanya. Mereka yang membacakan puisi antara lain Sutardji Calzoum Bachri, Putu Widjaja, Butet Kertaredjasa, Sides Sudiyarto, Yose Rizal Manua, Fakhrunnas Jabbar, Sitok Srengenge, Andi Mallarangeng, Hasyim Arsal Al Habsyi, dan sebagainya.
Sebelum membacakan puisinya yang bertemakan harmonisasui, SBY memuji ekspresi dan kekuatan seni dari para penyair, seniman dan budayawan Indonesia. "Terimalah rasa hormat saya," puji SBY. Dikatakan, kehidupan manusia akan semakin lengkap dan kaya makna di tangan para seniman. "Kehidupan kita betul-betul indah dan bagaikan langit yang penuh dengan bintang-bintang yang bertaburan, memberikan sinar kehidupan dan memberikan semangat untuk melangkah ke depan," ujarnya.
Sebelumnya, berkaitan dengan HUT
Jurnal Nasional, SBY menyampaikan harapan agar media massa terus memberikan kontribusi yang positif bagi pengembangan kehidupan demokrasi di Indonesia. "Juga bagi pembangunan bangsa yang terus menerus dilakukan menuju sosok Indonesia yang sama-sama didambakan, Indonesia yang subur, bersatu, adil, demokratis, damai dan sejahtera," katanya.
SBY berpesan agar seluruh media massa di Indonesia benar-benar mengekspresikan kebebasan yang dimiliki oleh pers dengan akhlak, tanggung jawab serta untuk kebaikan. "Daya kritis menjadi ciri media massa, kontrol sosial juga menjadi nafas dari kehidupan pers, dan tentunya semuanya itu perlu dilakukan dengan kepatutan tertentu, sehingga tujuan yang mulia itu dapat dicapai tanpa harus menimbulkan masalah-masalah baru yang tidak dikehendaki dalam kehidupan sebuah bangsa," jelas SBY.
Usai mengikuti acara, pada pukul 22.24 WIB, Presiden SBY yang didampingi oleh Ibu Negara beserta rombongan meninggalkan lokasi untuk kembali ke Istana Negara. (mit)