Kamis, 14 Juni 2007, 20:01:42 WIB
Presiden Buka Jakarta Fair 2007
Presiden SBY dialog dengan masyarakat saat meninjau stan usai pembukaan Jakarta Fair 2007 di Arena Pekan Raya Jakarta, Kamis (14/6) malam. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi membuka Jakarta Fair 2007 di Arena Pekan Raya Jakarta, Kamis (14/6) malam. Jakarta Fair yang diadakan sebagai rangkaian peringatan ulang tahun kota Jakarta ke-480 mengambil tema "Indonesia Damai Sejahtera, Dengan Jakarta Fair Kita Jadikan Masyarakat Indonesia Damai Sejahtera".
Dalam laporannya, Ketua Panitia Siti Hartati Murdaya mengatakan bahwa Jakarta Fair tahun ini diikuti 2.195 peserta. "Tahun 2006 lalu Jakarta Fair diikuti 1.615 peserta, sehingga mengalami kenaikan sebesar 35 persen," kata Hartati. "Jumlah transaksi Jakarta Fair tahun lalu sebesar Rp 500 milyar dan tahun ini diharapkan meningkat 25 persen atau lebih," lanjutnya.
Jakarta Fair yang berlangsung sebulan penuh dimulai dari tanggal 14 Juni hingga 15 Juli 2007. "Tahun ini kami ingin meningkatkan kualitas dari segi kebersihan dan ketertiban," ujar Hartati. Harga tiket masuk hari kerja Rp 15 ribu, sedang akhir pekan Rp 20 ribu.
Presiden SBY dalam sambutannya anatara lain mengatakan, "Kita ingin agar Pekan Raya Jakarta menjadi ajang yang baik untuk terjadinya proses interaksi, tukar menukar informasi dan transaksi bisnis. Kita ingin, melalui Pekan Raya Jakarta ini dapat ditunjukkan kepada seluruh pengunjung bahwa produk Indonesia banyak yang memiliki keunggulan tinggi yang tidak kalah unggulnya dari negara-negara lain," Presiden menambahkan.
Presiden berharap dunia industri di negeri ini dapat terus mengembangkan tampilan dan kualitas produk. "Mulai dari merek dan kemasan yang bagus, termasuk rancang bangun. Saya juga menyambut baik berkembangnya bisnis MICE atau
Meeting Incentif Convention and Exebition di negeri kita. Kembangkanlah cabang bisnis yang mendatangkan keuntungan besar, dan keuntungan tersebut dapat didistribusikan secara adil bagi kesejahteraan rakyat Indonesia," ujar Presiden di hadapan lebih kurang 4.000 undangan.
Hadir dalam acara itu antara lain Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan para duta besar dari negara sahabat. (osa