Jumat, 22 Juni 2007, 11:10:58 WIB
SBY: Al Quran, Samudera Tanpa Batas
Presiden SBY menyerahkan penghargaan kepada para juara Musabaqah Nasional Penghafal Al Quran dan Hadis, di Istana Negara, Jumat (22/6) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Kualitas keimanan dan ketaqwaan kaum muslimin dan muslimat di tanah air kepada Allah SWT harus senantiasa ditingkatkan. “Mari kita budayakan kembali membaca, mengkaji, memahami dan mengamalkan kandungan Al Quran dengan menghidupakn kembali Majelis-majelis Taklim di surau-surau dan masjid-masjid kita. Mari kita tingkatkan apresiasi kita secara lebih nyata kepada Al Quran dengan penuh keihlasan dan kesadaran,” pesan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat bersilaturahmi dengan peserta Musabaqah Nasional Penghafal Al Quran dan Hadis di Istana Negara, Jumat (22/6) pagi.
“Bagi kaum muslimin, Al Quran bukanlah sekedar kumpulan wahyu Allah SWT yang menjadi petunjuk, penerang, dan pembeda bagi umat manusia. Al Quran juga memberikan petunjuk kepada manusia untuk memahami hakekat hidup menuju arah yang benar, baik di dunia maupun di akhirat. Al Quran menjelaskan hampir seluruh aspek kehidupan manusia, alam semesta, alam qaib, dan kehidupan di hari akherat kelak,” kata Presiden SBY.
Sebagai pembeda, lanjut Presiden, Al Quran berisikan kaedah-kaedah akhlak yang membedakan mana perbuatan yang benar dan salah. “Pendek kata, Al Quran bagaikan samudera yang tanpa batas jika kita arungi. Al Quran bagaikan cahaya kebenaran dan kesucian yang diturunkan Allah SWT kepada umatnya untuk menerangi jalan kehidupan manusia di dunia dan akherat. Alangkah berbahagianya jika umat Islam mampu menjadi teladan bagi umat-umat lain di muka bumi,” harap Presiden SBY.
Atas nama pemerintah dan selaku pribadi, Presiden SBY menyambut gembira kegiatan Musabaqah Nasional Penghafal Al Quran dan Hadis Nabi yang diselenggarakan atas kerjasama atase Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi dengan Dewan Dakwah Islamiah Indonesia dan Ikatan Dai Indonesia. ”Kerjasama ini selain dapat meningkatkan hubungan baik antara pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi, juga dapat memberikan motifasi kepada kaum muslimin di tanah air untuk memelihara kemurnian kitab suci Al Quran dan pendalaman Hadis,” Presiden menjelaskan.
Pemerintah sejak lama telah menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran, membaca, menghafal dan menafsirkan Al Quran serta penulisan kaligrafi Al Quran, hal ini menurut Presiden SBY adalah bagian dari upaya untuk lebih mendalami dan mencintai Al Quran.
Hadir dalam acara ini antara lain adalah Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Syeikh Abdurrahman Muhammad Al-Khayyath, Utusan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Syeikh Abdullah Bin Sulaiman Al-Mani, Imam Besar Masjid Nabawi madinah Syeikh Dr. Ali Bin Abdurrahman Al-Hudzaifi, anggota Mejelis Ulama Kerajaan Arab Saudi Abdullah bin Sulaiman Al-Munir, Guru Besar Al-Quran di Universitas Umulquro Mekkah Al-Muqaromah Prof. Dr. Hasan Bajaudah. Guru Besar di Universitas Besar Imam Muhammad bin Saud Riyadh Prof Dr. Ibrahim Adausini, Ketua MPR-RI Hidayat Nurwahid, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Menlu Hassan Wirajuda. (osa)