Berita Utama

Presiden SBY Buka Forum ASEAN 2007

Presiden SBY mengisi buku tamu sebelum pembukaan ASEAN Forum 2007 di Sekretariat ASEAN Foundation Jl. Sisingamangaraja,  Jakarta Selatan, hari Selasa (7/8) pagi. (foto: muchlis/presidensby.info).
Presiden SBY mengisi buku tamu sebelum pembukaan ASEAN Forum 2007 di Sekretariat ASEAN Foundation Jl. Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, hari Selasa (7/8) pagi. (foto: muchlis/presidensby.info).
Jakarta : Pada peringatan hari jadi ASEAN ke-40, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka peresmian ASEAN Forum 2007 hari Selasa (7/8) pagi, di Sekretariat ASEAN Foundation Jl. Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Forum ASEAN tersebut bertemakan Rethinking ASEAN Towards ASEAN Community 2015.

Acara ini merupakan inisiatif dari Philip Kotler Center for ASEAN Marketing untuk mendukung terwujudnya komunitas ASEAN 2015 dan mempromosikan pemasaran ASEAN sebagai senjata ampuh untuk memenangi persaingan. Tema forum kali ini memberikan ide dan semangat yang mendalam."Semangat untuk merubah ASEAN ke arah yang lebih baik, dengan memperkuat persatuan antar negara di ASEAN. Tidak hanya pemimpin negara, orang-orang yang bekerja di pemerintahan, namun seluruh rakyat," kata Sekjen ASEAN, Ong Keng Yong.

Pada acara ini Presiden SBY menerima <>Distinguished Country Marketing Award, yaitu penghargaan yang diberikan pada pemimpin yang dianggap berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan suatu negara melalui pemasaran, baik secara langsung maupun tidak langsung. Philip Kotler sendiri yang menyerahkan penghargaan kepada SBY. Menurut Kotler, SBY memang layak mendapatkan penghargaan tersebut. "SBY mampu mengangkat martabat bangsa di ASEAN dengan menempatkan Indonesia sebagai jangkar perhimpunan bangsa-bangsa Asia Tenggara," ujar Kotler.

Pemberian penghargaan tersebut juga dilakukan secara bersamaan dengan peluncuran buku berjudul "3.0 Values-Driven Marketing" karya Hermawan Kertajaya dan Philip Kotler. Peluncuran buku marketing tersebut ditandai dengan pemberian buku pertama kepada Presiden SBY oleh penulis buku serta Jacob Oetama.

Usai memberikan sambutan, Presiden SBY didampingi Sekjen ASEAN Ong Keng Yong meresmikan pembukaan forum ASEAN dengan membuka tirai yang di belakangnya terpasang perangko negara-negara ASEAN yang akan diluncurkan bertepatan dengan hari jadi ASEAN ke-40 di Bangkok.

Tema forum kali ini memberikan kami ide dan semangat yang mendalam untuk merubah ASEAN ke arah yang lebih baik, dengan memperkuat persatuan antar negara di ASEAN. Tidak hanya pemimpin negara, orang-orang yang bekerja di pemerintahan, namun seluruh rakyat," kata Sekjen ASEAN Ong Keng Yong. Ia juga berharap bahwa forum ini dapat memberikan kesempatan baik bagi semua orang untuk saling bertukar pikiran untuk memajukan ASEAN.

Menurut SBY, Rethinking ASEAN memiliki peranan yang sangat penting untuk beradaptasi dan merespon tantangan-tantangan di era globalisasi. "Agar mampu menghadapi semua itu, kita harus selalu bersatu. Kita harus ingat bahwa yang merekatkan satu sama lain adalah kerjasama di bidang ekonomi serta pertukaran budaya yang dilaksanakan secara intensif dari dahulu sampai sekarang," jelas SBY dalam sambutannya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menlu Hassan Wirajuda, Mendagri ad interim Widodo AS, Menkominfo M. Nuh, Seskab Sudi Silalahi serta Wantimpres Ali Alatas. (mit)