Berita Utama
Jumat, 17 Agustus 2007, 12:45:00 WIB
Kesenian Daerah Semarakkan Istana
Jakarta: Memperingati HUT Ke-62 Republik Indonesia, suasana Istana Kepresidenan hari Jumat (17/8) pagi sangat meriah. Selain disambut panitia yang dengan ramah menunjukkan mereka arah jalan menuju tempat upacara, di pintu gerbang Jl. Veteran, para tamu undangan yang hadir disambut musik tradisional ’Batang Hari Sembilan’ dari provinsi Sematera Selatan. Lima orang penyanyi dan pemusik memainkan lagu-lagu dengan irama lambat maupun cepat. Tidak sedikit para tamu undangan berhenti seejank untuk foto bersama mereka dengan latar belakang Istana Negara.Suasana Istana Kepresidenan yang didekorasi dengan nuansa merah dan putih juga tidak luput dari perhatian para tamu. Halaman tengah Istana Kepresidenan ditata cantik untuk resepsi jamuan santap malam kenegaraan Jumat malam, nampak dikelilingi para tamu yang ingin mengabadikan pemandangan cantik itu.
Masuk lebih ke dalam, di Gazebo lapangan tengah Istana Kepresidenan, tamu-tamu dihibur alunan musik yang dimainkan pelajar Kolese Kanisius yang tergabung dalam Canisius Wind Ensemble (CWE). CWE ini adalah salah satu extra kurikuler seni musik di sekolah yang muridnya terdiri dari siswa laki-laki. Pada resepsi peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2004, CWE juga tampil di istana untuk mengisi acara hiburan.
Para tamu yang melewati lorong dari Istana Negara menuju Istana Merdeka, bisa menikmati foto-foto terbaru dari kegiatan Presiden SBY dan Ibu Negara, seperti foto saat Presiden SBY melantik para Paskibraka. Sementara itu, di depan Wisma Negara, musik daerah Sumatera Barat Saluang Sirompak tidak mau kalah menghibur para tamu. Saluang Sirompak adalah salah satu alat musik tiup bambu dari Sumatera Barat. Alat musik ini mengiringi pantun-pantun yang yang dinyanyikan tukang dendang menyampaikan pesan-pesan percintaan, nasehat, dan pantun jenaka. Kesenian ini dipersembahkan oleh Bupati 50 Kota, Amri Darwis. (osa/nnf)



