Berita Utama
Jumat, 28 September 2007, 19:41:49 WIB
Karunia Tuhan dari New York
Di ketinggian di atas pesawat antara Kanada - Jepang hari Jumat (28/9), Presiden SBY, didampingi Ibu Ani, mengajak rombongan dan wartawan bernyanyi bersama lagu ciptaannya, Kuasa Tuhan. (foto: abror/presidensby.info)
Lagu itu masih dalam proses pematangan. Dan Kamis (27/9) malam atau Jumat (28/9) siang di Indonesia, saat Pesawat Kepresidenan Airbus 330-341 milik Garuda melintas di atas langit antara Vancouver-Tokyo untuk pulang ke Jakarta, Presiden mencoba kembali menyanyikan lagu itu.
“Lagu ini saya ciptakan spontan di New York kemarin, pada sebuah malam di sela-sela kesibukan mengikui sidang-sidang PBB,” Presiden bercerita kepada wartawan dan anggota rombongan lainnya. “Biasanya saya membutuhkan 2-3 hari untuk mematangkan sebuah lagu.”
Lalu, SBY pun mengambil gitar, dan menyanyikan lagu tersebut. Begini bunyi sebagian liriknya:
Pernahkah kau bertanya, mengapa bumi terus berputar
Pernahkah kau bertanya, mengapa matahari terus bersinar
Siang berganti malam, bersama bintang dan rembulan
Keagungan alam, kehendak-Mu Tuhan
Keagungan alam, kuasa-Mu Tuhan
Kubersyukur pada-Mu Tuhan
Kubermohon pada-Mu Tuhan
…….
Ketika SBY menyanyikan lagu itu, spontan Ibu Ani dan anggota rombongan yang mengikuti kunjungan kerja ke New York ikut berdendang. Ada Menko Kesra Aburizal Bakrie, Seskab Sudi Silalahi, Ketua Wantimpres Ali Alatas, anggota DPR, dan Jubir Presiden Andi Mallarangeng. Mereka bernyanyi bersama. Suasana jadi hangat, meskipun udara di dalam pesawat dingin.
SBY memang gemar menciptakan lagu, juga membuat puisi. “Setiap lagu saya pasti ada pesannya. Saya mengajak orang untuk menghayati, entah tentang karunia tuhan, keindahan, kasih sayang, kehidupan, dan lain-lain,” SBY menuturkan.
Usai menyanyi bersama, Presiden terlibat obrolan santai dengan para wartawan. Banyak hal ditanyakan, antara lain, soal persiapan Konferensi Bali, masalah korupsi, dan lain-lain. (har)



