Berita Utama
Kamis, 11 Oktober 2007, 17:10:04 WIB
The Democracy Medal Award untuk Indonesia
Jakarta: Bangsa Indonesia dianugerahi The Demoracy Medal Award oleh International Association of Political Consultants (IAPC), yaitu organisasi internasional yang telah berusia lebih dari 40 tahun. Penghargaan ini akan diterima oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewakili bangsa Indonesia, pada Konferensi Dunia ke-40 IAPC, yang akan berlangsung di Nusa Dua Bali, pada tanggal 12-14 November 2007.Pri Sulisto, Ketua The Asia Pacific Association of Political Consultant (APAC) yang merupakan bagian dari IAPC, mengatakan, pemberian The Democracy Medal Award merupakan penghargaan sekaligus pengakuan masyarakat internasional kepada seluruh rakyat dan pemerintahan Indonesia yang dinilai berhasil mengembangkan dan melaksanakan sistem demokrasi dengan baik.
“Medali ini diberikan kepada orang-orang yang terpilih yang telah menunjukkan kualitas upaya untuk menegakkan demokrasi dan Indonesia kali ini terpilih karena dinilai telah sungguh-sungguh melakukan demokrasi, nilai-nilai demokrasi telah diterapkan di sini, beberapa tahun belakangan ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik, “ kata Pri kepada wartawan di Kantor Presiden, usai bertemu dengan Presiden SBY, Kamis (11/10).
Selanjutnya disampaikan Pri, Presiden SBY telah setuju untuk membuka konferensi i Nusa Dua Bali itu, dan memberikan sambutan pembuka. “Presiden SBY telah menyetujui untuk membuka konferensi ini, dan memberikan opening speech dan Presiden juga ingin mengundang stakeholder dari demokrasi ini, karena beliau-beliaulah, seperti gubernur dan ketua-ketua lembaga tinggi negara yang telah memberikan kontribusi besar terhadap berjalannya demokrasi di Indonesia.” Kata Pri.
Menurut Jubir Presiden Andi Mallarangeng, Presiden SBY setuju untuk menerima medali ini mewakili bangsa Indonesia. “Presiden setuju untuk menerima untuk mewakili bangsa Indonesia, dan menerimanya nanti dengan komponen demokrasi di Indonesia. Presiden mengatakan, bila diberikan medal ini ingin bersama-sama dengan semua stakeholder democracy di Indonesia, apakah itu pejabat publik yang terpilih secara demokratis apakah itu bupati, walikota, gubernur, anggota-anggota dewan, civil society, tapi juga LSM, beberapa pimpinan pers dan komponen demokrasi lainnya. Ini adalah penghargaan bagi Indonesia,” kata Andi. (nnf)



