Berita Utama

Takbir Akbar Nasional di Istiqlal

Jakarta: Presiden Sussilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu negara beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah JK bersama ribuan umat Islam, hari Jumat (12/10) malam menghadiri acara Takbir Akbar Nasional 1428 Hijriah, di Masjid Istiqlal, Jakarta. Tampak pula Menag Maftuh Basyuni, Mensos Bachtiar Chamsyah, Mendagri Mardiyanto, Menkominfo M. Nuh, Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Seskab Sudi Silalahi, dan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Setibanya di dalam masjid, SBY yang mengenakan baju koko sederhana berwarna putih terlebih dahulu melakukan shalat Sunnah sebelum dimulainya acara bertemakan Meniti Keindahan Lailatul Qadr dan Takbir Akbar Nasional 1428 H / 2007 Masehi, dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur'an.

Dalam sambuatnnya, Presiden SBY mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk melakukan kegiatan yang terpuji, termasuk mengendalikan hawa nafsu, menahan lapar dan dahaga serta menjaga tutur kata. "Marilah hal-hal itu kita lanjutkan sampai kita menjalankan ibadah Ramadhan tahun depan. Alangkah baiknya, nilai-nilai yang sungguh islami ini, terutama, tutur kata, sikap dan perilaku yang baik, dapat kita aplikasikan dalam kegiatan kita sehari-hari, sehingga kehidupan di negeri ini makin teduh, makin penuh dengan ikatan silaturahim dan persaudaraan," ungkap SBY

"Apabila pada bulan Suci Ramadhan lalu kita banyak memberikan bantuan kepada kaum fakir miskin, kaum dhuafa dan pihak-pihak yang memang pantas untuk kita bantu sehingga kita memiliki kepedulian sosial dan kesetiakawanan yang tinggi, mari kita lanjutkan sampai Ramadhan tahun depan. Alangkah baiknya kalau yang memiliki kemampuan memberi, menolong dan membantu mereka-mereka yang tidak memiliki kemampuan. Jalinan persahabatan akan semakin indah," SBY melanjutkan. Sikap-sikap terpuji tersebut jangan hanya dilakukan pada saat bulan suci Ramadhan saja, namun juga diharapkan dilakukan pada hari-hari biasa oleh seluruh ummat, lanjut SBY.

Ketiga, lanjut SBY, "Marilah semangat dan momentum kemenangan ini disamping kita syukuri, juga kita jadikan semangat dan tekad yang kuat, untuk membangun bagnsa. "Kalau kita menang dalam menjalankan ibadah puasa, Insya Allah dengan tekad, semangat dan karya yang sama, kita akan menang membangun bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan membangun hari esok di negeri ini yang lebih baik," kata SBY menutup sambutannya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemukulan bedug oleh SBY, disusul dengan melantunkan takbir berganti-gantian, yang diawali oleh SBY dan dilanjutkan Wapres JK, Menag dan Gubernur DKI. SBY beserta rombongan kemudian meninggalkan lokasi tepat pada pukul 21.00 WIB. (mit)