Berita Utama

Pertanggungjawabkan Setiap Rupiah APBN

Presiden SBY  dan Ibu Ani dialog dengan penghuni  usai  meresmikan 100 ribu unit RSS  Kedua, di Cibubur, Jonggol, Bogor, Jawa Barat, hari Kamis (2/11) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani dialog dengan penghuni usai meresmikan 100 ribu unit RSS Kedua, di Cibubur, Jonggol, Bogor, Jawa Barat, hari Kamis (2/11) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Bogor: Pemerintah melakukan reformasi total dalam kebijakan ekonomi . Hal itu ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada peresmian 100 ribu unit RSS (Rumah Sederhana Sehat) kedua, di Perumahan Citra Indah Kota Nuansa Alam Timur, Cibubur, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hari Kamis (1/11) pagi.

"Saya melakukan reformasi total terhadap kebijakan fiskal. Ekonomi kita terus tumbuh, Gross Domestic Product kita tumbuh, penerimaan terus tumbuh, APBN terus tumbuh. Saya ingin jumlah APBN yang semakin berkembang itu disalurkan dengan benar, karena itu adalah uang rakyat," kata Presiden.

SBY berpesan untuk mencegah bermewah-mewahnya pembangunan. "Kendaraan-kendaraan yang tidak perlu, yang bermewah-mewah, harus dihentikan. Tingkatkan anggaran untuk pendidikan," tegas SBY yang berkali-kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tidak bermain-main dengan APBN. "Setiap rupiah APBN harus dapat dipertanggungjawabkan," jelas SBY.
"Mari memikirkan sungguh-sungguh, mencari akal, solusi agar betul-betul makin terbangun perumahan-perumahan rakyat," tambahnya.

Tampak hadir pula antara lain Mendagri Mardiyanto, Menhan Juwono Sudarsono, Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, pimpinan dan anggota DPR-RI, Ketua Umum KADIN MS Hidayat, serta para pimpinan asosiasi pengusaha. (mit)