Berita Utama

Dihadang Cuaca Buruk

Pesawat Presiden Sempat Berputar-putar Setengah Jam

Pesawat Boeing 737-500 yang membawa Presiden dan Ibu Ani serta rombongan ke Banjarmasin sempat dihadang cuaca buruk, Kamis (1/10) sore. Presiden berbicara dengan ajudan, Kol (Pnb) Bagus Puruhito, mengenai situasi tersebut. (foto: abror/presidensby.info)
Pesawat Boeing 737-500 yang membawa Presiden dan Ibu Ani serta rombongan ke Banjarmasin sempat dihadang cuaca buruk, Kamis (1/10) sore. Presiden berbicara dengan ajudan, Kol (Pnb) Bagus Puruhito, mengenai situasi tersebut. (foto: abror/presidensby.info)
Banjarmasin: Dalam penerbangan dari Jakarta ke Banjarmasin ini, pesawat Boeing 737-500 milik Garuda yang membawa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani serta rombongan sempat dihadang awan tebal dan hujan deras. Berapa kali pesawat mengalami guncangan dan harus berputar dua kali hingga pilot menemukan celah-celah di awan untuk menuju bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin.

”Allhamdulillah kita berhasil tembus dan mendarat dengan selamat,” Presiden SBY menceritakan pengalaman mencekam tersebut saat mengawali sambutannya pada acara Halal Bihalal bersama masyarakat Kalsel dan peserta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) X, Kamis (1/11) malam, di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Pesawat yang membawa Presiden dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, siang hari. Menurut jadwal, pukul 16.00 WITA pesawat sudah mendarat di Bandara Syamsuddin Noor. Tapi karena cuaca buruk, pesawat tidak bisa memasuki kawasan Banjarmasin. “Kami berputar-putar di udara selama setengah jam,” SBY bercerita kepada jamaah. “Akhirnya saya minta ajudan saya, Bagus Puruhito, yang kebetulan kolonel penerbang AU dan pernah menerbangkan pesawat sejenis. Tolong bicarakan dengan pilot sekali lagi. Coba approach, kalau tidak tembus jangan dipaksakan. Kita mendarat dulu di Balikpapan,” kata SBY

Presiden SBY dan Ibu Ani kemudian berdoa khusyuk. “Istri saya zikir. Saya tengok, sungguh luar biasa. Allah maha besar. Kita mendarat dengan selamat di Banjarmasin,” kata SBY. Pelajaran yang bisa kita ambil, lanjutnya, manusia sangat kecil di hadapan Allah.

“Tuhan sungguh maha kuasa. Sepatutnya kita berserah diri, tidak sombong, terus memohon rahmat, dalam keadaan yang sulit pun kita diberikan pertlongan. Amin,” SBY menambahkan. Jamaah takzim penuturan Presiden.

Tampak hadir beberapa menteri, diantaranya, Menag Maftuh Basyuni, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menkes Siti Fadillah Soepari, Meneg Pora Adhyaksa Dault, Menpan Taufik Efendi, dan Seskab Sudi Silalahi. (win)