Berita Utama
Senin, 12 November 2007, 11:20:24 WIB
Presiden Terima The Democracy Award
Presiden SBY dan Ben Goddard, Presiden IAPC, seusai penyerahan The Democracy Award di Nusa Dua, Bali, Senin (12/11) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
IAPC adalah sebuah organisasi profesi dunia yang berdiri pada tahun 1968, dengan anggota para penasehat senior dalam bidang politik dan kemasyarakatan yang berkomitmen mengembangkan demokrasi di seluruh dunia. Organisasi ini memiliki anggota di 20 negara, dengan misi memperjuangkan demokrasi di seluruh dunia dan menganugerahi Penghargaan Demokrasi Internasional IAPC pada negara yang dinilai berhasil melaksanakan demokrasi.
Dalam sambutannya, Ben Goddard, Presiden IAPC mengatakan, ini adalah untuk pertama kalinya Medali Demokrasi diberikan kepada rakyat sebuah negara. "IAPC menilai Indonesia berhasil dalam mengembangkan dan mempraktekan demokrasi, seperti terbukti dengan terselenggarakannya pemilihan umum dan pemilihan Presiden," kata Ben Goddard.
Konferensi IAPC ke-40 ini mengambil tema The Asian Century Begins atau Dimulainya Abad Asia, berlangsung dari tanggal 11 s/d 15 November 2007 dengan sejumlah topik bahasan, dan para pembicara tokoh nasional dan Internasional.
Sebelumnya, Medali Demokrasi telah dianugerahkan IAPC antara lain kepada Presiden Filipina Corazon Aquino, mantan PM Inggris Margaret Thatcher, Presiden Rusia Mikhail Gorbachev dan Boris Yeltsin, Presiden AS Jimmy Carter, dan Aung San Suu Kyi dari Myanmar.
Presiden SBY tiba di Grand Hyatt Nusa Dua pada pukul 09.45 WITA dan mengadakan pertemuan dengan pimpinan IAPC dan Association Political Asia Pacific Consultants (APAPC) di Ruang Klungkung Grand Hyatt, selanjutnya bersama-sama memasuki tempat penganugerahan Medali Demokrasi dan pembukaan konferensi di Ruang Karang Asem. Usai menerima Medali Demokrasi, Presiden menyampaikan sambutan, dan dilanjutkan membuka konferensi secara resmi dengan memukul gong. Presiden SBY menerima ucapan selamat dari hadirin, dan ramah tamah.
Tampak hadir Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, Menko Polhukam Widodo, AS, Menkominfo M.Nuh,Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Mensesneg Hatta Rajasa,Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Jubir Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng, Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, Gubernur DKI Fauzi Bowo, Emil Salim, (nnf)



