Berita Utama

Presiden pada HKN 2007

Kembangkan Program Kesehatan Prorakyat

Presiden SBY memberi sambutan pada Puncak Peringatan HKN di Istora Senaya, Rabu (14/11) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY memberi sambutan pada Puncak Peringatan HKN di Istora Senaya, Rabu (14/11) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Pemerintah akan terus meningkatkan dan mengintensifkan program kesehatan, menyediakan pelayanan kesehatan dasar, meningkatkan keterjangkauan obat dari segi harga, peningkatan fasilitas dan tenaga medis, serta mengeluarkan kebijakan dan program yang memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi rakyat miskin melalui Asuransi Kesehatan untuk Rakyat Miskin atau Askeskin. Hal tersebut dikatakan oleh Presiden Susilo Baambang Yudhoyono dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Istora Senayan, Rabu (14/11) pagi.

Askeskin, kata Presiden SBY, adalah realisasi program pengobatan gratis bagi rakyat miskin menuju kesehatan murah. "Yang kita bantu bukan hanya rakyat miskin, kita juga bantu mereka yang dikategorikan sebagai golongan setengah miskin dan yang tidak mampu," SBY menjelaskan.

Pemerintah memberikan bantuan Askeskin sebanyak Rp 76,4 juta tak hanya untuk rakyat miskin yang sebanyak 37,1 juta jiwa, tetapi juga untuk masyarakat yang tergolong setengah miskin atau near poor. "Dengan adanya Askeskin, tahun 2006 kunjungan ke Puskesmas mencapai 110 juta. Melalui program ini masyarakat miskin mendapatkan pengobatan, antara lain persalinan, operasi jantung, dan lain sebagainya," Presiden menambahkan.

Pada kesempatan itu Presiden juga mengajak rakyat Indonesia untuk bekerjasama dengan pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mengurangi kemiskinan. Presiden SBY mengimbau agar seluruh komponen rakyat ikut menyukseskan program-program kesehatan yang prorakyat, mengembangkan setiap desa menjadi desa siaga yang nantinya akan menjadi desa sehat, serta memantapkan pengelolaan Askeskin.

Sementara itu, kepada seluruh jajaran pemerintah Presiden SBY mengimbau agar terus mengembangkan program pembangunan kesehatan untuk rakyat miskin, memiliki sikap proaktif dalam pengembangan program kesehatan, serta mengalokasikan anggaran APBN terhadap bidang kesehatan lebih mencukupi.

Kepada para peneliti, SBY berpesan agar terus meningkatkan penelitian di bidang kesehatan terutama di bidang obat-obatan yang berkualitas dan muran. "Buatan putra-putri Indonesia tidak kalah dengan produk luar negeri," ujar SBY.

Turut hadir dalam puncak peringatan HKN 2007 ini, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Mensos Bachtiar Chamsyah, Seskab Sudi Silalahi, serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. (mit)