Berita Utama

Pemberian Penghargaan Ketahanan Pangan

Presiden SBY didampingi Ibu Negara menyerahkan Penghargaan Ketahanan Pangan kepada Gubernur Papua, di Istana Negara, Kamis (15/11) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi Ibu Negara menyerahkan Penghargaan Ketahanan Pangan kepada Gubernur Papua, di Istana Negara, Kamis (15/11) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (15/11) siang menyerahkan penghargaan Ketahanan Pangan tahun 2007 kepada 156 orang yang telah berprestasi dan berkomitmen membangun ketahanan pangan nasional, di Istana Negara. Mereka yang berprestasi dan menerima penghargaan tersebut ditetapkan melalui SK Menteri Pertanian Nomor 587/Kpts/KP.450/11/2007 dan SK Menteri Pertanian Nomor 588/Kpts/KP.450/11/2007.

Para penerima Penghargaan Ketahanan Pangan dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu Masyarakat Umum, Aparatur Pemerintahan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Aparat Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Ke 156 orang yang menerima penghargaan tersebut antara lain, 6 orang gubernur, 11 orang bupati dan seorang walikota, 108 wakil kelompok tani, 30 aparat fungsional dan pejabat teknis. Para Gubernur penerima penghargaan Ketahanan Pangan Nasional antara lain Gubernur Jatim Imam Utomo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Sumsel Syahrial Oesman, Gubernur Sulsel Amin Syam, Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin serta Gubernur Riau, Rusli Zainal.

Mentan Anton Apriyantono dalam sambutannya mengatakan, "Penghargaan ini merupakan pengakuan pemerintah atas komitmen, partisipasi, dan prestasi berbagai komponen masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan tersebut," kata Mentan. Mereka dinilai mempunyai komitmen dan motivasi dalam melakukan kegiatan mewujudkan ketahanan pangan secara integrasi dalam membantu memecahkan masalah penyediaan pangan, mengatasi distribusi pangan, memecahkan masalah akses pangan di tingkat rumah tangga untuk dapat memenuhi standar kebutuhan gizi, membantu mengurangi kerawanan pangan mendadak karena bencana alam serta membantu mengurangi gizi buruk pada balita dan anak-anak.

Pada acara pemberian penghargaan ini, Presiden SBY juga melakukan diskusi dan bertukar pikiran dengan beberapa penerima. "Saya ingin mendengar apa yang telah dilakukan oleh mereka yang berprestasi, supaya kami semua bisa belajar, ikut mendengarkan bahwa cara-cara seperti ini menyelamatkan kita, menyelamatkan kebutuhan pangan di Indonesia, dengan harapan kita dorong lagi untuk mencetak prestasi lebih besar lagi," kata Presiden.

Pendeta Saule Elopere dari Keluarga Koperasi Masyarakat Petani Kopi Kabupaten Jaya Wijaya provinsi Papua mengharapkan bantuan dan dukungan dari pemerintah. "Kami rakyat Papua ingin meminta dukungan penuh fasilitas, pengembangan dan seluruhnya, karena kami rakyat Papua juga ingin seperti teman-teman di pulau Jawa dan lain-lainnya," kata Saule Elopere.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara pemberian penghargaan tersebut antara lain Mentan Anton Apriyantono, Menakertrans Erman Soeparno, Mendagri Mardiyanto, Mensesneg Hatta Rajasa, Menkop UKM Suryadharma Ali, Seskab Sudi Silalahi dan Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng. (mit)