Berita Utama

Pertamina Diminta Tingkatkan Produksi

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (29/11) menerima Direktur Utama PT Pertamina Ari Sumarno dan Meneg BUMN Sofyan Djalil, di Kantor Kepresidenan. Presiden minta Pertamina untuk meningkatkan produksinya, dan Ari Sumarno menjelaskan peningkatan yang telah dicapai Pertamina.

Kepada wartawan usai menghadap Presiden, Ari Sumarno mengatakan, “Tadi Presiden menanyakan kepada kami mengenai peningkatan produksi migas Pertamina, karena ini sangat penting untuk menunjang produksi migas nasional. Kami laporkan bahwa Pertamina telah mengalami produksi terus-menerus sejak tahun 2001. Sejak dua tahun terakhir ini, tahun 2006 dan 2007, terjadi lonjakan peningkatan jumlah produksi. Presiden berpesan agar produksi terus ditingkatkan, dan peningkatannya lebih dipertajam lagi. Kalau tadinya tahun 2006 dan 2007 itu mencapai rata-rata 7,2 persen, maka tahun selanjutnya untuk bisa ditingkatkan lagi. Memang, peningkatan produksi rata-rata sampai tahun 2012 mencapai 13 persen,” kata Ari

“Selain itu, kami juga menyampaikan beberapa hal, seperti tindak lanjut MoU dengan Ekuador. Pertamina sudah mengirim tim ke sana. Juga ditanya tindak lanjut mengenai pengembangan kilang dan lain-lain. Setelah Presiden meluncurkan bahan bakar nabati di Bali berkaitan dengan COP yang ada di Bali, lantas bagaimana upaya-upaya kita untuk bisa meningkatkan energi-energi yang lebih ramah lingkungan, maupun bio fuel dan geothermal,“ jelas Ari.

Hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Seskab Sudi Silalahi. (nnf)