Berita Utama
Kamis, 29 November 2007, 15:55:18 WIB
Ciptakan Lapangan Kerja dengan Mutumanikam
Presiden SBY memukul bedug sebagai tanda dibukanya pameran Mutumanikam Nusantara, di Museum Nasional, hari Kamis (29/11) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Koordinator pengurus Mutumanikam Nusantara (MMN) Herawatie Wirajuda dalam laporannya menjelaskan bahwa MMN adalah organisasi nirlaba, himpunan para pecinta dan perajin mutu manikam (perhiasan). "Tujuan utamanya adalah menciptakan lapangan kerjan bagi perajin dan meningkatkan pemasukan devisa melalui pengembangan industri mutu manikam," kata Herawatie. "Pembentukan MMN ini diprakarsai Ibu Ani Bambang Yudhoyono dan mendapat dukungan penuh Ibu Mufidah Jusuf Kalla," lanjutnya.
"Salah satu ide awal pembentan organisasi ini, karena banyak perajin perhiasan saat ini bekerja sebagai tukang ojek atau buruh tani, karena industri ini sempat hancur akibat bencana alam ataupun bom Bali," Herawatie menerangkan. Pameran ini diselenggarakan dari tanggal 29 November hingga 2 Desember 2007, diikuti lebih dari 200 peserta dari 16 daerah," tambahnya.
Di awal sambutannya, SBY menanggapi banyaknya pertanyaan mengapa Presiden SBY selalu datang bila diundang untuk membuka pameran kerajinan. "Coba datang saja ke pameran tersebut, kemudian setelah itu ceritakan kepada saya apa kesannya. Setelah datang satu dua kal,i baru mereka sadar kalau memang benar kerajinan kita sudah sangat maju," ujar SBY. "Masih banyak orang yang belum percaya kalau kerajinan kita mutunya semakin baik dan tidak kalah dengan negara-negara lain. Oleh karena itu saya mengajak dan menyerukan kepada semua orang untuk datang ke pameran dan membeli produk-produk budaya Indonesia," serunya.
Dalam kesempatan tersebut Ibu Ani yang ikut mendampingi SBY menyerahkan sertifikat rencana pemesanan Mutu Manikam 2008 dan rencana pembangunan bengkel kerja kepada lima orang pengrajin.
SBY membuka pameran yang ditandai dengan pemukuan bedug, dan langsung disambut dengan rampak tetabuhan yang dimainkan empat orang pelajar Indonesia berprestasi, diantaranya adalah Musawadah Muktar, pemenang perak olimpiade fisika tahun 2007 di Iran, dan Muhammad Ibnu Rafi, penabuh drum termuda yang mendapatkan penghargaan dari MURI sebagai drummer termuda usia 10 tahun yang membuat album rekaman dengan 18 musisi internasional.
Hadir dalam acara tersebut antara lain adalah Menteri Pariwisata Jero Wacik, Menteri Koperasi & UKM Suryadharma Ali, para pimpinan daerah, dan pengrajin Indonesia (osa).



