Berita Utama

Diterima Presiden dan Ibu Negara

Kontingen SOIna Raih 9 emas dan 9 Perak

Jakarta: Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) yang telah berlaga di Special Olympics World Summer Games (SOWSG) XII pada tanggal 2-11 Oktober 2007 lalu di Shanghai, China, diterima oleh Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono di Ruang Credentials Istana Merdeka, Jumat sore (29/11).

Dilaporkan oleh Ketua Umum SOIna, dr.Pudji Hastuti, dalam ajang yang prestisius tersebut, kontingen SOIna berhasil meraih 9 medali emas, 9 medali perak, dan 4 medali perunggu dari tiga cabang olahraga yang diikuti, yaitu atletik, bulutangkis dan tennis meja.Tim kontingen Indonesia untuk SOWSG XII itu berjumlah 30 orang, terdiri dari 20 atlet, 8 pelatih, 1 ketua kontingen dan 1 asisten ketua kontingen. Keikutsertaan SOIna dalam SOWSG yang khusus untuk anak-anak tuna grahita ini merupakan yang kelima kalinya, sejak tahun 1991.

Dalam pengarahannya, Presiden SBY mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada para atlet, pelatih, dan seluruh kontingen SOIna serta para pendukung yang telah berpartisipasi sehingga terwujudnya prestasi yang membanggakan ini. “Dengan tulus saya awali dengan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada bapak ibu yang telah menjalankan tugas yang amat mulia ini. Saya harus mengatakan amat mulia, karena tugas ini penting. Ini membuktikan bahwa siapapun bisa berprestasi, siapapun bisa berbuat yang terbaik untuk dirinya dan untuk bangsa dan negaranya. Bapak Ibu dengan pengorbanan perjuangan ketekunan dan semua yang dilakukan selama ini sebagaimana yang saya dengar dari Ibu Negara apa saja yang bapak ibu laksanakan. Aanak-anak kita memiliki harapan semangat dan bisa berprestasi, sebagaimana teman-temannya yang lain. Itu yang saya anggap sangat mulia, yang memerlukan ketulusan yang telah bapak ibu laksanakan selama ini. Terimalah sekali lagi ucapan terima kasih dan penghargaan kami semua, “ kata Presiden.

“Saya juga senang kalau kontingen kita ini selalu meraih prestasi dan ini menunjukkan bahwa metodogi ataupun ketekunan jadwal yang dilakukan terutama para pelatih betul-betul mencapai sasaran. Saya berharap Menko Kesra, Menpora, Mensos, Menkes, Seskab, dan siapapun yang terkait, agar bukan hanya menjelang SOWSG ini, tapi juga pembinaannya ke depan patutlah kita memberikan bantuan dan perhatian,” kata Presiden

“Saya ingin prakarsa dari civil societ bersama pemerintah dan dunia usaha itu disatukan. Sebab tidak mungkin pemerintah menjalankannya sendiri. Sering lebih efektif dilakukan oleh komunitas masyarakat, oleh civil society, lebih berhasil bila dunia usaha dengan ikhlas dengan niat yang baik memberikan bantuan, dan siapapun yang memiliki kepedulian dan kecintaan kepada mereka yang ingin diasuh, dibantu, seperti anak-anak kita ini,” kata Presiden.

Pada acara tersebut, hadir Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkes Siti Fadilah Supari, Mensos Bachtiar Chamsyah, Meneg Pora Adhyaksa Dault, Seskab Sudi Silalahi dan dua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. Usai pengarahan Presiden, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama para atlit, dan seluruh kontingen bersama Presiden dan Ibu Negara, kemudian acara ramah tamah. (nnf)