Berita Utama
Jumat, 30 November 2007, 16:44:41 WIB
SBY Pantau Terus Kecelakaan Kapal Indonesia di Taiwan
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menaruh perhatian besar kepada musibah yang menimpa awak kapal Indonesia di perairan Taiwan. Musibah itu menimpa kapal M.V. Mezzanine pada sekitar pukul 14.00 waktu setempat di perairan utara Taiwan, kira-kira 40 mil laut dari Pantai Keelung. Kapal berbendera Panama yang mengangkut 28 awak - termasuk kapten- itu dan berbobot 27.263 ton itu sedang dalam pelayaran menuju Pelabuhan Tian Jin, China."Selanjutnya masih dicoba untuk diselamatkan, otoritas Taiwan telah mengerahkan 10 kapal laut dan 1 helikopter untuk mencari mereka dengan batas waktu yang belum ditentukan. Presiden telah meminta perhatian penuh untuk hal ini," ujar Jubir Presiden Dino Patti Djalal dalam konferensi persnya di Kantor Presiden pada hari Jumat (30/11) siang. Salah satu korban, Herry Marten J. Bakarbessy, 44 tahun, dapat diselamatkan setelah mengapung di laut selama 24 jam. Ia kini dirawat di ruang darurat Rumah Sakit Vetran, Keelung, satu jam perjalanan dari Ibu Kota Taipei.
Kepala kantor Dagang Ekonomi Indonesia di Taiwan, Erwin Azis telah ditugaskan untuk berada di tempat lokasi bersama tim search and rescue otoritas Taiwan ."Kita berharap yang terbaik tapi expect the worst karena kita mendapat kabar bahwa situasi di lapangan kurang kondusif dari segi cuaca. Tapi kita harap akan ada survivor-survivor lainnya yang dapat ditemukan oleh tim search and rescue," kata Dino Patti Djalal. (mit)



