Berita Utama

Jumat Petang, Ketika Istana Penuh Bintang

Presiden SBY dan Ibu Ani foto bersama para artis  di Istana Negara, hari Jumat (30/11) petang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani foto bersama para artis di Istana Negara, hari Jumat (30/11) petang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Istana Negara, hari Jumat (30/11) petang nampak meriah. Belasan bintang had ir, atas undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani. Mereka adalah para artis senior dan yunior, antara lain Titik Puspa, Ebit G. Ade, Ray Sahetapi, Rieke Dyah Pitaloka, Ikang Fauzy, Dedy Mizwar, Sultan Djorgy, Cathy Sharon, Kerispatih, dan artis cilik Tasya. Hadir pula mantan Menteri Lingkungan Emil Salim, dan Seskab Sudi Silalahi.

Mereka memang sengaja diundang, karena mereka adalah para artis yang akan jadi pendukung acara kesenian dalam rangkaian UNFCCC (United Nations Framework Conference on Climate Change). Presiden SBY mengundang para artis seniman tersebut untuk minta bantuan mereka berjuang bersama pada masa sekarang dan ke depan dan mengubah jalannya sejarah lingkungan hidup. “Mari kita mengubah kehidupan di muka bumi ini yang karena kelalaian kita selama puluhan tahun kita menghadapi ancaman baru yaitu pemanasan global dan perubahan iklim. Apabila hal ini kita biarkan maka hampir pasti kita akan mengalami krisis besar. Krisis kehidupan, krisis kemanusiaan, dan krisis masa depan,” kata SBY.

Presiden SBY kemudian menceritakan kegiatannya ketika menghadiri konferensi internasional di berbagai negara. SBY senang karena para pemimpin dunia mempunyai komitmen besar bersama-sama menyelamatkan bumi. ”Meskipun belum semua negara sepakat untuk melakukan hal-hal kongkret , namun setidaknya ada kemauan yang besar dari mereka. Banyak pemimpin dunia yang berharap konferensi internasional di Bali sukses,” ujarnya.

”Pekerjaan maha besar untuk menyelamatkan lingkungan kita tidak dapat dikerjakan dengan baik tanpa dua hal. Pertama adalah kontribusi teknologi, dan kedua adalah perubahan kultur dan perilaku,” pesan SBY. ”Nah yang kedua inilah yang saya harapkan bantuan dari semuanya untuk mengubah nilai prilaku, mindset, dan kesadaran. Untuk mengubah itu harus menggunakan pendekatan halus atau soft power, yang dapat dilakukan melalui pendidikan dan pendekatan seni dan budaya. Pesan dapat disampaikan melalui lagu, film, sinetron yang secara tidak disadari mengubah perilaku masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dalam laporannya mengatakan bahwa para artis dan seniman yang diundang hari ini adalah para artis yang peduli dan terbukti mencintai lingkungan. ”Negara tidak dapat sendirian menjaga lingkungan, negara membutuhkan seluruh lapisan masyarakat untuk membantu,” kata Rachmat.

Presiden SBY dan Ibu Ani sempat menikmati persembahan lagu dari Ully Sigar Rusady dan Kerispatih. Bahkan Elfa's Singer pun tampil membawakan lagu ciptaan SBY Save Our Planet. (osa)