Berita Utama
Minggu, 2 Desember 2007, 21:48:14 WIB
HUT ke 6 dan Rakornas Partai Demokrat
SBY Serukan Rakyat Tetap Bersatu, Siapapun Presidennya
Presiden SBY disambiut Ketua Umum DPP Partai Demokrat Hadi Utomo saat tiba di GOR Jatdiri, Semarang, untuk menghadiri HUT ke-6 dan Rakornas Partai Demokrat, Minggu (2/12) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla tiba di lokasi tepat pukul 19.40 WIB. Turut hadir mendampingi Presiden, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Menag Maftuh Basyuni, Mensesneg Hatta Rajasa, Menkes Siti Fadhillah Soepari, Mendagri Mardiyanto, Seskab Sudi Silalahi, serta Jubir Andi A. Mallarangeng.
Acara dimulai dengan Laporan Ketua Panitia Peringatan HUT Partai Demokrat Sukawi Sutarip. Kemudian dilanjutkan dengan pernyataan politik Partai Demokrat yang disampaikan oleh Ketua Bidang Politik DPP Partai Demokrat Anas Purbaningrum. Anas menyebut bahwa Partai Demokrat mendukung 17 kebijakan pemerintah SBY-JK. Yakni, upaya nengurangi kemiskinan, pengurangan pengangguran, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, meningkatkan ketahanan pangan, pembaharuan dan preservasi sumber daya energi. Kemudian peningkatan pendidikan di seluruh tanah air, peningkatan kesehatan, menciptakan iklim investasi yang sehat, perkembangan demokrasi, menjaga kompetisi politik yang sehat, memperjuangkan kesetaraan dan keadilan jender. Lalu, menjalankan etika pemerintahan yang baik, UNFCCC, menciptakan keamanan nasional, mendorong pertumbuhan kehidupan keagamaan yang makin baik, meningkatkan kerja sama internasional, serta mendukung peran pemerintah sebagai tuan rumah dan fasilitator bagi UNFCCC.
Sebagai kepala pemerintahan, Presiden SBY merespon secara singkat pernyataan politik Partai Demokrat yang disampaikan oleh Anas Purbaningrum. Presiden SBY berterima kasih atas dukungan kepada pemerintah serta penghargaan yang diberikan oleh Partai Demokrat atas pencapaian pemerintah selama ini. "Kami berterima kasih dan memberikan penghargaan atas kritik dan dorongan kepada pemerintah agar dapat bekerja lebih keras dan berbuat lebih banyak lagi menyangkut keadaan yang masih harus ditingkatkan kondisinya,” kata Presiden.
Presiden menilai kritik terhadap hal-hal yang belum baik serta penghargaan atas hal-hal yang telah dicapai merupakan merupakan sikap budaya politik yang baik. “Semua harapan, desakan, dan dukungan terhadap pemerintah berkaitan program prorakyat akan kami perhatikan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan," SBY menegaskan.
Usai mendengarkan sambutan, seluruh tamu undangan dihibur dengan persembahan lagu ciptaan SBY berjudul Mengarungi Keberkahan Tuhan yang dibawakan oleh Ebiet G. Ade dengan petikan gitar yang diiringi orkestra. Lagu tersebut diciptakan Presiden SBY waktu menghadiri KTT APEC di Sydney pada 9 September 2007, tepat pada hari ulang tahunnya.
Acara diakhiri dengan penampilan berbagai macam kesenian daerah dan lagu-lagu. Antara lain, Tari Warak Dugler, Tari Bunga, lagu Untuk Kita Renungkan dan Elegi Esok Pagi yang dibawakan Ebiet G. Ade.
Presiden SBY beserta rombongan meninggalkan lokasi pada pukul 22.15 WIB. Setelah mengikuti seluruh rangkaian acara di Semarang, Presiden SBY beserta rombongan dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Senin (3/12) pagi. Di Bali, Presiden diagendakan melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka persiapan United Nations Framework Conference for Climate Change. (mit)



