Berita Utama
Senin, 3 Desember 2007, 23:25:25 WIB
Negosiasi Antarpihak Berjalan Baik
Bali: Usai menerima pemaparan mengenai hasil ekspedisi Tim Blue Energy pada hari Senin (3/12) sore, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung menerima pemaparan dari Menneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar serta dari beberapa special envoys tentang jalannya negosiasi pada hari pertama United Nations Framework Conference on Climate Change (UNFCCC). Pemaparan tersebut dilakukan di Sawangan Ballroom, Hotel Nikko, Nusa Dua, Bali.Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng mengatakan bahwa sampai sejauh ini, negosiasi berjalan baik. "Tentu saja, masing-masing pihak masih berusaha untuk menjelaskan posisi masing-masing dan melihat bagaimana meyakinkan yang lain mengenai posisi masing-masing," papar Andi usai pemaparan.
Presiden SBY berharap agar proses negosiasi serta substansi dan proses penyelenggaraan seluruh kegiatan UNFCCC berjalan dengan baik. "Presiden SBY akan terus memantau jalannya kegiatan ini serta akan meminta laporan mengenai jalannya negosiasi-negosiasi," ujar Andi.
Andi menjelaskan kembali bahwa UNFCCC ini merupakan serangkaian negosiasi-negosiasi menuju terjadinya kesepakatan dalam mempersiapkan pengganti Kyoto Protocol yang akan berakhir pada tahun 2012. "Kesepakatan-kesepakatan tersebut tujuannya adalah untuk mencegah perubahan iklim, apakah itu mengurangi emisi atau meningkatkan absorbsi. Indonesia pasti siap dengan berbagai macam langkah-langkah kita sendiri," Andi menambahkan. Yang pasti, lanjut Andi, kita mengharapkan adanya titik temu sehingga Bali Roadmap disepakati oleh semua pihak.
Turut hadir dalam pemaparan yang berakhir pukul 23.30 WITA ,antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Polhukam Widodo AS, Menbudpar Jero Wacik, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Kapolri Jend. Sutanto, Kepala BIN Syamsir Siregar, serta dua Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (mit)



