Berita Utama
Senin, 10 Desember 2007, 14:17:00 WIB
Selama Mengikuti UNFCCC
SBY Berkantor di Bali
Jimbaran, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berkantor di Bali selama mengikuti rangkaian acara United Nation Framework Covenetion on Climate Change (UNFCCC), 10-14 Desember 2007. Jubir Presiden, Andi A.Mallarangeng menjelaskan hal itu di Hotel Four Seasons, Jimbaran, Bali, Senin (10/12) siang."Presiden ingin mengawal pertemuan UNFCCC agar berhasil dan melahirkan konsensus baru yang tertuang dalam Bali Roadmap," Andi menjelaskan kepada wartawan.
Selama mengikuti UNFCCC di Bali, Presiden SBY tetap menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Termasuk melakukan rapat-rapat dengan sejumlah menteri nterkait. "Ini merupakan keinginan beliau untuk mengawal negosiasi UNFCCC," Andi menambahkan.
Presiden SBY, lanjut Andi, menilai penting Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim ini. "Sebab konferensi ini menyangkut hidup-mati negara-negara kepualauan," Andi menegaskan. Pemanasan global akan mengakibatkan mencairnya es di Kutub. Akibat lanjutannya adalah naiknya permukaan air laut.
Andi mengibaratkan efek pemanasan global itu seperti es yang dimasukkan ke dalam gelas berisi air. Lama kelamaan air dalam gelas akan meluber. Jika pemanasan global dibiarkan, banyak pulau yang akan hilang akibat naiknya permukaan air laut. "Sebagian pulau akan tenggelam dan garis pantai masuk ke daratan," Andi menjelaskan. (har)



