Berita Utama
Rabu, 12 Desember 2007, 17:12:03 WIB
RI-PNG Sepakat Promosikan Kelestarian Hutan
Jimbaran, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengadakan pertemuan bilateral dengan PM Papua Nugini (PNG) Sir Michael T. Somare di Hotel Four Seasons, Jimbaran, Bali, Rabu (12/12) siang. Kedua pemimpin sepakat bekerjasama mempromosikan sustainable forestry di kancah internasional. Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, menjelaskan hal itu usai mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut.Dino menjelaskan, intinya ada dua hal yang dibahas Presiden SBY bersama Somare, yakni masalah bilateral dan multilateral. Dalam isu bilateral, kedua pemimpin sepakat menghidupkan Komisi Bilateral dan persoalan perbatasan Indonesia-Papua Nugini . "Somare mengapresiasi program otonomi khusus di Papua Barat," kata Dino. Somare, lanjutnya, menceritakan bahwa PNG juga memiiki program serupa di wilayah perbatasan dengan Indonesia.
Dalam persoalan multilateral, kedua pemimpin sepakat bekerjasama mempromosikan kelestarian hutan (sutainable forestry) di kancah internasional. Indonesia dan PNG memiliki concern yang sama terhadap persoalan kelestarian hutan hujan tropis. Indonesia menyelenggarakan pertemuan F-11 di New York, Amerika Serikat, September lalu. F-11 adalah pertemuan negara-negara pemilik hutan hujan tropis. Sedangkan PNG, sebagai motor koalisi negara-negara hutan hujan tropis.
Kedua pemimpin juga sepakat untuk memajukan program Coral Reef Triangle Initiative. CTI adalah inisiatif Indonesia yang mengajak negara-negara pemilik terumbu karang terbesar di dunia, yakni Malaysia, Filipina, PNG, Timor Leste, dan Kepualauan Solomon. Terumbu karang punya peran penting dalam menyerap emisi karbon. "Somare mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam program itu," ujar Dino.
Mengenai Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim, Dino menambahkan, Somare sepakat perlu melahirkan Bali Roadmap. "Konsensus baru ini perlu dan akan menguntungkan semua pihak," kata Dino. (har)



