Berita Utama

"Dunia Bersyukur Indonesia Jadi Tuan Rumah," Kata Al Gore

Presiden SBY menerima Al Gore, mantan Wapres AS, yang juga penerima Nobel Perdamaian 2007, di Hotel Four Seasons, Bali, Jumat (14/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY menerima Al Gore, mantan Wapres AS, yang juga penerima Nobel Perdamaian 2007, di Hotel Four Seasons, Bali, Jumat (14/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Jimbaran, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Al Gore di Hotel Four Seasons, Jimbaran, Bali, Jumat (14/12) siang. Pertemuan membicarakan beberapa isu, termasuk tentang Konferensi tentang Perubahan Iklim. "Kami menghasilkan pertemuan yang produktif," kata Al Gore usai diterima SBY.

"Kepada Presiden, saya mengatakan seluruh dunia bersyukur bahwa Indonesia menjadi tuan rumah bagi negosiator yang datang dari seluruh dunia ini," ujar mantan Wapres AS semasa Presiden Bill Clinton ini. "Perhatian beliau kepada detail dan keikutsertaan untuk mempromosikan kesuksesan dari konferensi ini menjadi faktor penting untuk membuat konferensi ini sukses," lanjutnya.

Al Gore, penerima Nobel Perdamaian 2007, juga mengucapkan selamat kepada Presiden SBY atas langkah yang ia lakukan di Indonesia untuk melindungi lingkungan hidup, termasuk inisiatifnya untuk melindungi hutan. "Saya berharap dalam beberapa jam ke depan para delegasi dapat menemukan jalan keluar. Berkat kepemimpinan dari Bapak Presiden kita dapat melihat kemajuan yang pesat pada isu yang sudah ada selama bertahun-tahun termasuk hubungan antara negara maju dan negara berkembang," tambahnya.

"Terimakasih atas keramahtamahan yang diberikan kepada saya dan para delegasi selama kami berada di sini. Saya berharap saya dapat kembali mengunjungi Bali secepatnya," ucapnya.

Saat menerima Al Gore, Presiden SBY didampingi Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu, dan Seskab Sudi Silalahi. Sedangkan Al Gore datang bersama Dubes AS di Indonesia Cameron Hume. (osa)