Berita Utama

Pertama Kali Presiden RI Mengunjungi Istana Maimoon

Presiden SBY dan Ibu Ani berkunjung ke Istana Maimoon, Medan, Rabu (19/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani berkunjung ke Istana Maimoon, Medan, Rabu (19/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Medan: Usai menghadiri peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani serta rombongan meninjau Istana Maimoon, Medan, Rabu (19/12) siang. Ini kali pertama Presiden RI mengunjungi Istana Maimoon.

Saat tiba di halaman istana, Presiden dan Ibu Ani disambut Sultan Deli, Datuk Empat Suku dan sesepuh kesultanan Deli. SBY dan Ibu Ani kemudian diberi Tepat Siri dan tari Selendang

Presiden SBY mengatakan, keindahan Istana Maimoon, juga nilai-nilai luhur adat istiadat Melayu yang terpancar dari istana, perlu terus kita lestarikan. Presiden berharap kerabat Kesultanan Deli dan pemerintah daerah lebih mengemas potensi budaya dan wisata ini dengan kreatif dan penuh inovasi. “Istana Maimoon sebagai salah satu ikon dan tujuan wisata di kota Medan, selain akan lebih banyak wisata lokal, diharapkan --dengan selesainya perbaikan dan renovasi-- dapat menjadi tujuan dari wisatawan manca negara,” kata Presiden SBY.

Sebelumnya dalam sekapur sirihnya, Ketua Majelis Adat Datuk Saifi Ikhsan mengatakan kehadiran Presiden SBY merupakan hal yang bersejarah bagi Kesultanan Deli. “Karena selama sejarah berdirinya Republik Indonesia, hari ini adalah pertama kalinya Presiden RI menginjakkan kakinya di Istana Maimoon yang bertuah ini,” ujar Datuk Saifi. "Kunjungan Presiden SBY akan menjadi kenangan indah bagi kami di Kesultanan Deli," ia menambahkan.

Datuk Saifi melaporkan bahwa tadi pagi telah dilakukan penganugerahaan gelar adat Datuk Panglima Payung Negeri kepada Letjen (Purn) TB Silalahi. Gelar itu membuat TB Silalahi dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Kesultanan Deli.

TB Silalahi menjelaskan sejarah kesultanan Deli yang pernah mengalami masa kejayaan pada masa Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alam. Ia mendirikan Istana Maimoon pada 26 Agustus 1888. "Namun istana dan benda-benda sejarah Kesultanan Deli mulai hilang dan rusak. Untuk itu kita akan melakukan penataan ulang dan renovasi Istana Maimoon ini untuk melestarikan peninggalan bersejarah Kesultanan Deli," ujar TB Silalahi.

Tampak mendampingi Presiden dalam kunjungan ini, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkes Siti Fadillah Supari, Menbudpar Jero Wacik, Meneg PDT Lukman Edi, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Presiden Dino Patti Djalan, serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Setelah beristirahat sejenak di Istana Maimoon , Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan menuju Pangkalan TNI Angkatan Udara Medan untuk kembali ke Jakarta. (win)