Berita Utama

Gramedia Matraman Toko Buku Terbesar di Asia Tenggara

Presiden SBY menerima buku "Indonesia On The Move" dari Presiden Komisaris Kompas Gramedia Jacob Oetama, usai peluncurannya di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta Timur, hari Jumat (28/12) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menerima buku "Indonesia On The Move" dari Presiden Komisaris Kompas Gramedia Jacob Oetama, usai peluncurannya di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta Timur, hari Jumat (28/12) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Bersamaan dengan diluncurkannya buku karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Indonesia On The Move, SBY juga meresmikan Perluasan Toko Buku Gramedia Matraman di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Jumat (28/12) sore. Setelah diperluas, toko buku ini menjadi toko buku terbesar di Asia Tenggara dengan luas 7,097 m2 dan menyediakan 130.379 judul buku.

Kata Presiden Komisaris Kompas Gramedia Jacob Oetama, hingga kini terhitung sudah ada 81 cabang Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia, termasuk di Jayapura. "Insya Allah nanti akan mencapai 10 cabang dalam tahun 2008," jelas Jacob. "Kami menggabungkan dua acara ini karena antara penulisan buku, penerbitan, dan jaringan toko buku ada kaitannya. Pemerintah memberikan prioritas tinggi kepada pemerataan peluang pentitikan dan peningkatan mutu pendidikan. Amatlah jelas, sekaligus amat strategis kaitan antara pendidikan dan baca tulis," Jacob menerangkan.

Dalam kesempatan itu Ibu Ani Bambang Yudhoyono meluncurkan program "Gerakan Gemar Membaca" yang ditandai dengan peletakan book-drop atau kotak sumbang buku. Book-drop ini nantinya dapat ditemui di semua cabang Toko Buku Gramedia di seluruh tanah air untuk memudahkan seluruh rakyat Indonesia menyumbangkan bukunya bagi anak-anak yang membutuhkan.

SBY bercerita bahwa sejak berpangkat Letnan, ia sering berkunjung ke toko buku bersama istri dan anak-anaknya untuk membeli buku. "Dua toko buku yang paling sering saya kunjungi adalah Toko Buku Gramedia di Jl. Merdeka Bandung dan di Matraman ini," ujar SBY. "Seorang Letnan dan Kapten kan gajinya pas-pasan, makanya keuangan diatur supaya bisa tetap beli buku tetapi tidak mengganggu kepentingan yang lain," ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Saat meninjau Toko Buku Gramedia, SBY dan Ibu Ani bertemu dengan anak-anak dari Panti Asuhan Pondok Damai di lantai paling atas Gramedia. Bersama dengan mereka, SBY dan Ibu Ani menyanyikan lagu Rayuan Pulau Kelapa. (osa)