Berita Utama

Tidak Ada Kata Sulit

SBY dan Ibu Ani Jalan Kaki 2 Km ke Lokasi Bencana Tanah Longsor

Presiden SBY dan rombongan harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk mencapai lokasi musibah tanah longsor di Kabupaten Karanganyar, Jateng, hari Senin (31/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan rombongan harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk mencapai lokasi musibah tanah longsor di Kabupaten Karanganyar, Jateng, hari Senin (31/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Karanganyar: Tidak ada kata sulit untuk melihat saudara-saudara kita yang terkena musibah. Demikian diungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika mengunjungi masyarakat korban bencana alam di Kecamatan Tawangmangu,Kabupaten Karanganyar, Senin (31/12) pagi. Sebelumnya Presiden menerima laporan bahwa lokasi bencana tanah longsor dan banjir di Kabupaten Karanganyar. Tapi mendengar laporan itu SBY tidak merubah niatnya untuk datang ke lokasi, dan akhirnya Presiden didampingi Ibu Negara dan rombongan meninjau lokasi bencana.

SBY dan Ibu Ani beserta rombongan ke lokasi bencana di Desa Mogol Ledoksari, desa terparah yang terkena bencana tanah longsor. Karena lokasi bencana sulit dilalui mobil, maka SBY, Ibu Ani, dan rombongan meneruskan perjalanan menuju lokasi bencana dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 kilometer. Lokasi bencana sangat curam dan terjal.

Di lokasi bencana, SBY dan Ibu Ani berdialog dengan para warga yang masih membersihan rumah mereka dari longsoran tanah. SBY juga melihat proses evakuasi pencarian tiga korban yang masih hilang. Diperkirakan korban yang hilang tersebut berada di reruntuhan rumah.

"Saya ingin melihat langsung ke lokasi bencana yang katanya sulit dijangkau, tapi tidak ada kata sulit untuk melihat saudara-saudara kita yang terkena musibah," tegas SBY. "Dengan datang langsung ke lokasi bencana, kita bisa melakukan pengecekan apakah langkah-langkah penanganan bencana sudah berjalan lancar dan sekaligus mengecek permasalahan apa yang belum selesai dan dapat dibantu pemerintah pusat," lanjutnya.

Panas terik dan banjir keringat tidak dihiraukan SBY dan Ibu Ani. Saat kembali dari lokasi bencana menuju titik awal , SBY dan Ibu Ani menumpang mobil bak terbuka milik Departemen Sosial agar dapat melihat titik-titik bencana dengan jelas. Warga masyarakat sekitar yang melihat perhatian Presidennya mengapresiasi dengan bertepuk tangan.

Mendampingi SBY meninjau lokasi bencana antara lain adalah Menko Kesra Aburizal Bakrie, Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menhut M.S. Kaban, serta Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (osa)