Berita Utama
Jumat, 4 Januari 2008, 15:14:55 WIB
Surat Balasan Untuk PM Fukuda
Presiden Tegaskan Kembali Komitmen Indonesia-Jepang
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan sambutan hangatnya atas surat Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, yang ditulis 1 Januari 2008. Dalam surat balasannya, Presiden menegaskan kembali komitmen kuatnya untuk meningkatkan kerjaama bilateral kedua negara. “Pada kesempatan yang baik ini, saya juga ingin menegaskan kembali komitmen yang kuat untuk meningkatkan kerjasama bilateral yang lebih produktif diantara kedua negara di berbagai bidang, dan juga untuk hubungan yang lebih erat di masa yang akan datang,” tulis Presiden, dalam surat balasan tertanggal 2 Januari 2008.“Berpangkal dari kesamaan nilai-nilai demokrasi yang mendekatkan kedua negara, saya menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus bekerjasama dengan Jepang dalam memperjuangkan perdamaian dunia berdasarkan hukum internasional dengan mengedepankan prinsip-prinsip dasar kesetaraan, saling menghormati, saling menghargai, menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, serta kerjasama yang saling menguntungkan,” lanjut Presiden.
Sebagai dua negara yang cinta damai, tulis Presiden, Indonesia dan Jepang dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perdamaian dunia, stabilitas dan kemakmuran, baik di kawasan maupun dunia internasional sesuai dengan nilai-nilai fundamental sebagaimana tercantum pada Piagam PBB, Traktat Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara, dan nilai-nilai luhur lainnya dalam norma dan hukum internasional.
“Untuk menandai persahabatan kedua negara yang semakin meluas dan mengakar, saya gembira bahwa Indonesia dan Jepang di awal tahun ini akan segera memulai perayaan pembukaan hubungan diplomatik yang akan berlangsung selama satu tahun penuh. Dalam rangka tersebut, kita akan melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat di bidang ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan olah raga, baik di Jepang maupun di Indonesia, “ tulis SBY.
Hubungan Indonesia-Jepang, tulis Presiden, telah memasuki babak baru dengan ditandatanganinya Kemitraan untuk Tantangan-tantangan Baru tahun 2005, Kemitraan Strategis bagi Masa Depan yang Damai dan Sejahtera tahun 2006, yang kemudian diperkokoh dengan Persetujuan Kemitraan Ekonomi tahun 2007. “Saya mendorong semua pihak di Indonesia dan Jepang untuk terus mengisi dan memacu implementasi dari kesepakatan-kesepakatan yang bersejarah tersebut, “ lanjutnya.
Presiden menyatakan kegembiraannya atas rencana kunjungan Pangeran dan Putri Akhishino pada perayaan 50 tahun hubungan Indonesia – Jepang. “Saya gembira bahwa Yang Mulia Pangeran dan Putri Akishino akan mengunjungi Indonesia untuk menghadiri peluncuran perayaan 50 tahun hubungan Indonesia – Jepang bulan Januari 2008 ini. Kunjungan Yang Mulia Pangeran dan Putri Akishino akan disambut hangat oleh rakyat Indonesia, dan akan semakin memajukan persahabatan antar kedua negara kita,” tulis Presiden.
“Akhir kata, atas nama Pemerintah dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan rakyat Jepang atas persahabatan yang terus berkembang pesat selama 50 tahun ini. Semoga rakyat Jepang senantiasa diberkahi kedamaian dan kemakmuran di tahun-tahun mendatang, “ tulisan Presiden mengakhiri surat balasannya. (nnf)



